Berita Magelang Mungkid Temanggung Wonosobo Features Entertainment Olahraga Otomotif Kecantikan Khazanah Lifestyle Makan Enak Piknik Pojok Kampung Travel Viral Artikel Ilmiah

Tragis! Diduga Diserang Tawon, Pecinta Alam Asal Susukan Kabupaten Semarang Tewas di Taman Hutan Raya Raden Soerjo Mojokerto

H. Arif Riyanto • Selasa, 5 November 2024 | 15:36 WIB
Jenazah pecinta alam asal Susukan Kabupaten Semarang, Alaika Nugraha Abdillah, saat dievakuasi dari Taman Hutan Raya (Tahura) Raden Soerjo, Pacet, Mojokerto, Jawa Timur, Minggu (3/11/2024).
Jenazah pecinta alam asal Susukan Kabupaten Semarang, Alaika Nugraha Abdillah, saat dievakuasi dari Taman Hutan Raya (Tahura) Raden Soerjo, Pacet, Mojokerto, Jawa Timur, Minggu (3/11/2024).

RADARMAGELANG.ID—Nasib pecinta alam asal Desa Ketapang, Susukan, Kabupaten Semarang, Alaika Nugraha Abdillah, 30, ini sungguh tragis.

Ia ditemukan tewas di Taman Hutan Raya (Tahura) Raden Soerjo, Desa/Kecamatan Pacet, Mojokerto, Jawa Timur, Minggu (3/11/2024).

Korban diduga diserang oleh tawon saat mencari ranting dan terjatuh.

Kapolsek Pacet AKP Agus Setiawan menjelaskan, korban ditemukan sekitar pukul 09.00 WIB.

Saat ditemukan, ada beberapa tawon yang mengerubungi wajahnya.

Dia menduga korban diserang tawon dan terjatuh saat mencari ranting.

Selain itu, ada juga dugaan korban kedinginan.

"Bisa juga dia saat dia mencari ranting, diserang tawon, terjatuh. Kemungkinan lainnya karena kedinginan, kondisi perutnya kosong," jelas Agus kepada wartawan.

Lokasi korban pecinta alam Alaika Nugraha Abdillah ditemukan tewas di Taman Hutan Raya (Tahura) Raden Soerjo, Pacet, Mojokerto, Jawa Timur, Minggu (3/11/2024).
Lokasi korban pecinta alam Alaika Nugraha Abdillah ditemukan tewas di Taman Hutan Raya (Tahura) Raden Soerjo, Pacet, Mojokerto, Jawa Timur, Minggu (3/11/2024).

Korban ditemukan terlentang di hutan memakai jaket hitam dan celana pendek warna krem.

Jenazah juga sudah dalam kondisi kaku.

"Kondisi jenazah sudah kaku, tapi belum membusuk," katanya.

Polisi juga menemukan berbagai barang milik korban di sekitar 2 meter dari jenazah.

Barang-barang tersebut antara lain sajadah, jas hujan plastik warna kuning, tas rangsel, peralatan untuk masak air, kopi saset, rokok, dan tembakau, 2 botol air dan teh, ponsel serta dompet berisi KTP dan kartu ATM.

"Dompetnya tidak ada uangnya. Tidak ada kendaraan maupun tenda di lokasi," terang Agus.

Berdasarkan keterangan warga sekitar, Alaika sempat terlihat berjalan kaki sendirian dari arah Cangar, Kota Batu menuju ke Pacet, Mojokerto sekitar 3 hari lalu.

Setelah penemuan, jenazah korban dievakuasi ke RS Sumberglagah, Mojokerto. (*)

 

Editor : H. Arif Riyanto
#pacet #mojokerto #disengat tawon #Kabupaten Semarang #kedinginan #pecinta alam #tahura #kelaparan #Polsek Pacet #Kecamatan Susukan