RADARMAGELANG.ID, Jakarta - Presiden Prabowo Subianto telah mengumumkan Kabinet Merah Putih. Sebanyak 109 menteri dan wakil menteri serta pejabat setingkat menteri.
Prabowo Subianto juga memecah beberapa kementerian.
Salah satunya adalah kementerian pendidikan, kebudayaan, ristek, dan teknologi (kemendikbud ristek) menjadi 3 kementerian.
Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah dijabat Abdul Mu’ti, Menteri Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi dijabat Satryo Soemantri Brodjonegoro serta Menteri Kebudayaan Fadli Zon.
Siapakah sebenarnya ketiga sosok tersebut?
Pertama Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu’ti merupakan sosok yang memiliki latar belakang sebagai tokoh Muhammadiyah yang saat ini menjabat sebagai Sekretaris Umum PP Muhammadiyah periode 2022-2027.
Abdul Mu’ti lahir di Kota Kretek (Kudus) pada 2 September 1968. Abdul Mu’ti menempuh pendidikan S1 di IAIN Walisongo Semarang (UIN Walisongo sekarang) dan lulus pada 1991 lalu melanjutkan magister ke luar negeri tepatnya di Flinders University, Australia Selatan.
Tak cukup di situ, Abdul Mu’ti juga melanjutkan studi S3 di UIN Syarif Hidayatullah Jakarta dan lulus pada tahun 2008.
Abdul Mu’ti dalam karir keorganisasian banyak berkecimpung di dunia kemuhammadiyahan.
Kedua yaitu Menteri Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi Satryo Soemantri Brodjonegoro.
Satryo Soemantri Brodjonegoro merupakan sosok ilmuwan yang lahir di Belanda pada 5 Januari 1956.
Banyak sekali penelitian yang pernah dia lakukan di bidang sains dan teknologi.
Ia dibesarkan oleh keluarga akademisi, ayahnya adalah Soemantri Brodjonegoro yang pernah menjabat sebagai Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI serta Rektor Universitas Indonesia.
Satryo Soemantri Brodjonegoro memperoleh gelar Ph.D bidang Teknik Mesin dari University of California, Amerika Serikat.
Satryo Soemantri Brodjonegoro pernah menjabat sebagai Direktur Jenderal Perguruan Tinggi pada 1999-2007 dan ketua AIPI (Akademi Ilmu Pengetahuan Indonesia) periode 2018-2023.
Selain itu, juga aktif mengajar sebagai dosen tamu bidang teknik mesin di ITB dan Toyohashi University of Technology.
Tentunya masih banyak pengaruhnya terhadap pendidikan di Indonesia.
Ketiga yaitu Menteri Kebudayaan Fadli Zon
Fadli Zon lahir di Jakarta pada 1 Juni 1971.
Politikus sekaligus penulis ini memiliki karir yang cemerlang.
Tercatat pernah menempuh pendidikan di San Antonio, Texas dan lulus dengan predikat summa cumlaude.
Memperoleh gelar sarjana dari Universitas Indonesia dengan Prodi Sastra Rusia.
Pendidikan luar negerinya tak sampai di situ. Ia melanjutkan program magister di London School of Economics dan memperoleh gelar Magister of Science (M.Sc) pada tahun 2002.
Pada tahun 2016, Fadli juga mendapat gelar doktor dari Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya Universitas Indonesia.
Dalam karir politiknya, Fadli Zon pernah menjabat sebagai MPR RI dari golongan muda pada 1997-1999.
Bersama Prabowo Subianto, Fadli Zon merupakan tokoh penting bagi berdirinya Partai Gerindra.
Karir politik yang cemerlang membuatnya diberikan amanat sebagai Wakil Ketua DPR RI periode 2014-2019.
Meskipun berkecimpung di dunia politik, Fadli Zon tak lupa menerbitkan karya sastra.
Pernah mempublikasikan beberapa karya seperti Politik Huru-Hara Mei 1998 dan Pemikiran Ekonomi Kerakyatan Mohammad Hatta”.
Itulah profil singkat menteri pendidikan kabinet Merah Putih usungan dari presiden Indonesia yang baru dilantik, Prabowo Subianto.
Ketiga tokoh tersebut memiliki pengaruh yang besar di bidang masing-masing.
Besar harapan masyarakat Indonesia terhadap tokoh-tokoh pengisi kursi menteri pendidikan periode ini. (mg26/lis)
Editor : Lis Retno Wibowo