RADARMAGELANG.ID, Magelang - Nama Satriyo Yudiarto melekat dengan Kabupaten Banjarnegara. Bagaimana tidak, Yudi—begitu akrab disapa—merupakan sosok inspiratif yang berhasil mengembangkan destinasi wisata terpadu dan terbesar di Banjarnegara bernama Surya Yudha Park.
Keberadaan Surya Yudha Park mampu mengerek Banjarnegara ke tingkat nasional dan berimbas pada meningkatnya perekonomian masyarakat setempat.
Yudi bahkan pernah mendapat penghargaan dari Direktorat Jenderal Pajak (DJP) sebagai salah satu wajib pajak dengan kontribusi terbesar tahun pajak 2023 di KPP Madya Surakarta.
Yudi mengawali karirnya sebagai bankir. Kali pertama, bertugas di Cilacap. Setahun kemudian, lolos seleksi dan berhasil menjabat sebagai direktur utama (dirut) BPR milik Pemda Banjarnegara di usia 24 tahun.
Karir Yudi pun makin moncer, setelah ditarik oleh bank asing di Jakarta, pada tahun 1972.
Di bank asing ini, Yudi mengakhiri jabatannya sebagai Senior Assistant President Director atau setara direktur muda di tahun 2000.
Ia punya pemikiran cerdas saat masih bekerja di bank asing. Selama sembilan belas tahun, disisihkan gajinya untuk membangun BPR Surya Yudha di Banjarnegara pada tahun 1991.
“Kenapa saya mendirikan bank? Saya takut mati muda, karena menganggur setelah pensiun, hehehe,” ujarnya tergelak.
Di bawah komandonya, BPR Surya Yudha berkembang pesar dan dikenal luas. Banknya kerap menjadi tujuan studi banding dari berbagai daerah.
Namun, karena saat itu belum ada hotel yang representatif di Banjarnegara, Yudi menitipkan tamu-tamunya di hotel-hotel kelas melati.
Ia pun mulai membangun 10 kamar semacam penginapan, karena jumlah tamunya semakin banyak.
Toh, ia juga punya kepentingan untuk acara internal. Seperti pelatihan kompetensi karyawan bank. Lantas melengkapinya dengan kolam renang sederhana, agar bisa dipakai oleh karyawannya ketika hari libur.
“Karyawan juga harus dibuat senang, karena mereka sudah banyak membantu perusahaan untuk berkembang,” tandasnya.
Lambat laun, kamar dan kolam renangnya justru ramai disewa pemda, pihak swasta, maupun kalangan pelajar yang ingin latihan berenang.
Sejak itu, Yudi mengembangkan kawasan ini di tahun 2010 menjadi Surya Yudha Park yang mengusung konsep one stop pleasure.
Fasilitas Surya Yudha Park ditambah Yudi ditingkatkan. Dibangun hotel bintang empat. Selain itu ada fasilitas waterpark, waterboom, jacuzzi, bioskop, biliar, villa, ballroom, ruang rapat, taman bermain, tempat karaoke, jembatan kaca, dan gedung manasik haji dengan sarana terlengkap.
Surya Yudha Park ramai dikunjungi wisatawan dari berbagai daerah. Yudi lega, mimpinya membawa nama Banjarnegara lebih dikenal di tingkat nasional terwujud.
“Tapi saya masih ingin membuat Banjarnegara semakin dikenal di tingkat nasional, bahkan internasional,” imbuhnya.
Kini ia sedang mengembangkan destinasi wisata di lahan seluas 1,5 hektare di Dataran Tinggi Dieng.
Akan membangun restoran untuk segmen menengah ke atas dengan sajian menu ala carte. Juga kafetaria untuk kalangan menengah ke bawah.
Kawasan ini akan dilengkapi dengan musala, toilet eksekutif dengan tambahan fasilitas air hangat, serta kantong parkir untuk menampung mobil jeep wisata, kendaraan pribadi, mikro bus, dan lainnya.
Berkat kerja kerasnya, Yudi mampu menghidupkan perekonomian Banjarnegara.
Juga membantu pemerintah dalam mengentaskan kemiskinan dan pengangguran. Kini, Yudi memiliki 2.700 karyawan dari semua usahanya. Memiliki 50 unit kantor cabang BPR Surya Yudha dan 90 kantor kas.
Kiprahnya yang luar biasa tersebut dapat menjadi inspirasi bagi masyarakat luas.
Untuk itu, Jawa Pos Radar Semarang memberikan penghargaan sebagai tokoh Penggerak Pariwisata Inspiratif. Penghargaan diserahkan dalam acara Anugerah Jawa Pos Radar Semarang 2024, Jumat (20/9) di Grasia Convention Semarang. (put/lis)
Editor : Lis Retno Wibowo