RADARMAGELANG.ID, Sragen - Kemasan merupakan bungkus, wadah, atau bagian luar suatu produk terkait bentuk, struktur, material, warna, tipografi, citra, dan elemen-elemen desain yang memuat informasi produk.
Tujuan kemasan digunakan agar produk dapat ditransportasikan, didistribusikan, disimpan, dijual, dan digunakan dengan baik dan layak.
Membuat kemasan merupakan kata lain dari membangun identitas brand atau merk untuk menghasilkan keunikan tersendiri.
Di Desa Pagak Kecamatan Sumberlawang Kabupaten Sragen ada beberapa pelaku UMKM yang belum menerapkan kemasan dengan baik.
Padahal dengan kemasan yang menarik, akan membuat produk tersebut diminati pembeli.
Untuk itu, Cyrilla Noorkendra Utami mahasiswa tim II Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Diponegoro (Undip) di Desa Pagak mengadakan penyuluhan secara personal mengenai kemasan produk.
Program ini dilaksanakan pada minggu pertama Agustus 2024. Pada Senin, 5 Agustus, kegiatan diawali dengan kunjungan ke produksi tempe milik Hendi dan usaha karak milik Paryo.
Keesokan harinya, Selasa, 6 Agustus, program berlanjut ke jajanan milik Wiwin. Sementara itu, pada Minggu, 17 Agustus 2024, program ini bertempat di Khay Boba Drink dan Catering Bu Puji.
”Melalui penyuluhan ini, UMKM di Desa Pagak diharapkan dapat meningkatkan nilai jual produknya.
Dengan kemasan yang menarik dan informatif, produk-produk lokal Desa Pagak akan lebih mudah dikenal dan diminati konsumen,”ujar Cyrilla.
Selain itu, kemasan yang aman dan tahan lama akan menjamin kualitas produk hingga sampai ke tangan konsumen.
Para pelaku UMKM mengaku senang dengan adanya penyuluhan ini. Mendapat pengetahuan yang bisa diterapkan pada produknya sehingga diharapkan lebih berkembang dan pemasaran lebih luas. (web/lis)
Editor : Lis Retno Wibowo