Berita Magelang Mungkid Temanggung Wonosobo Features Entertainment Olahraga Otomotif Kecantikan Khazanah Lifestyle Makan Enak Piknik Pojok Kampung Travel Viral Artikel Ilmiah

Puluhan Warga Jomblang Kota Semarang Keracunan Makanan Arisan PKK, 20 Opname di Rumah Sakit, Ini Daftar Namanya

Haryanto • Sabtu, 8 Juni 2024 | 14:44 WIB
Salah seorang warga yang masih dirawat di RS Roemani setelah diduga keracunan makanan sajian dalam arisan PKK di Kelurahan Jomblang, Kecamatan Candisari, Kota Semarang.
Salah seorang warga yang masih dirawat di RS Roemani setelah diduga keracunan makanan sajian dalam arisan PKK di Kelurahan Jomblang, Kecamatan Candisari, Kota Semarang.

RADARMAGELANG.ID, Semarang -Warga Kelurahan Jomblang, Kecamatan Candisari, Kota Semarang gempar.

Puluhan orang mengalami keracunan makanan saat kegiatan arisan PKK.

Ada 20 orang yang harus opname di rumah sakit akibat kejadian tersebut. 

Peristiwa itu bermula Minggu (2/6/2024) pukul 16.00 saat ada arisan di rumah Ari Yuniarti, warga RT 6 RW 10, Tandang Selatan, Kelurahan Jomblang, Kecamatan Candisari. 

Warga yang hadir menyantap makanan mi goreng campur bakso dan sawi yang dikemas dalam mika plastik.

"Pas makan itu saya gak apa-apa. Terus besok paginya pas subuh itu perut rasanya sakit sudah mulai terasa," ungkap Ari, si tuan rumah arisan, Jumat (7/6/2024). 

Dijelaskannya, undangan arisan ditujukan pada 85 orang.

Yang hadir sekitar 80 orang.

Ada juga yang membawa anak.

Sebagian besar menyantap mi yang dihidangkan dan kemudian ada yang diduga keracunan.

"Yang masuk rumah sakit ada 20-an. Kalau yang di rumah (bisa) menahan sakit, juga ada periksa sendiri di rumah," jelasnya. 

Meski mengaku ikut sakit, Ari memilih berobat sendiri dan tidak ke rumah sakit.

"Saya tidak ke rumah sakit, tapi di rumah tiga hari ambruk (sakit). (Yang keracunan) Anak-anak ada, ibu-ibu ada, ada yang (usia) setahun, (usia) tiga tahun," bebernya. 

Perempuan berhijab ini juga mengaku, saat kegiatan memesan makanan melalui katering yang ada di daerah Cinde.

Katering tersebut merupakan industri rumahan berinisial R. 

"Itu saya pesan katering di situ, sudah beberapa kali. Waktu dimakan kondisinya enak, tidak basi," bebernya.

Menurutnya, pihak Puskesmas sudah memeriksa bahan baku di katering dan dinyatakan bagus.

“Dikonfirmasi sama puskesmas, katanya bahan-bahannya juga bagus. Kurang tahu kenapa kok bisa begini," jelasnya. 

Warga lain, Anik Sulistyowati, juga mengaku sama.

Ikut hadir dalam kegiatan arisan dan menyantap mi goreng.

Ia baru merasakan gejala keracunan keesokan harinya.

"Besoknya pusing, mual. Itu yang dimakan mi, rasanya enak, ndak basi juga. Tapi ndak tahu kalau seperti itu," katanya. 

Awalnya, Anik enggan ke rumah sakit dan memilih perawatan sendiri di rumah.

Namun karena tidak kunjung membaik, akhirnya periksa ke RS Roemani Semarang dan menjalani rawat inap.

"Ini masih kayak pusing. Cucu saya juga masih dirawat, usia satu tahun. Gejalanya sama, diare, muntah, panas," jelasnya. 

Kapolsek Candisari Iptu Handri Kristanto menjelaskan, usai arisan, tak ada warga yang mengeluh sakit.

Baru keesokan harinya, grup WhatsApp warga ramai mengabarkan bahwa ada beberapa orang yang muntah dan mules.

"Karena tidak kuat ada yang berobat ke rumah sakit," ungkapnya. 

Dari data yang dikumpulkan, hingga kemarin masih ada 11 orang yang dirawat di RS Roemani, 2 orang di RS St Elisabeth, dan 1 orang di Puskesmas Halmahera.

"Sementara masih adakan (pemeriksaan) lab (laboratorium) untuk makanan, utamanya mi, kita kirim ke Puskesmas Candi Lama, itu hasilnya menunggu proses empat hari. Yang kita kirim ke lab, (berupa) mi goreng muntahan dan air muntahan," katanya. (mha/ton)

 

Nama Korban Keracunan yang Masih Dirawat di RS

  1. Airil                                   RS Roemani
  2. Zia                                   RS Roemani
  3. Septi                                   RS Roemani
  4. Dinda                                   RS St Elisabeth
  5. Raisa                                   RS Roemani
  6. Ny Riyadi                              RSUD KRMT Wongsonegoro
  7. Rasya RSUD KRMT Wongsonegoro
  8. Rahma RSUD KRMT Wongsonegoro
  9. Nur RS Roemani
  10. Ridho RS Roemani
  11. Hesti RS Roemani
  12. Ny Ani RS Roemani
  13. Hanifah (Zio Zakka) RS Roemani
  14. Fatur RS Roemani
  15. Sri Rejeki RS Roemani
  16. Sri Dwi Utami RS Roemani
  17. Sultan RS St Elisabeth
  18. Siti Choiriyah Puskesmas Halmahera
  19. Saka RS Roemani
  20. Nizam RS Roemani

 

Editor : H. Arif Riyanto
#rs elisabeth #keracunan masal #makanan #bakso #mi #puskesmas #Kota Semarang 1 #polrestabes semarang #pkk #keracunan #RSUD KRMT Wongsonegoro #sawi #rs roemani semarang