RADARMAGELANG.ID, Magelang – Saat ini media massa telah dan akan selalu mengalami perkembangan pesat dari waktu ke waktu seiring berjalannya kemajuan dan inovasi teknologi. Media massa memiliki peran penting dalam menyampaikan informasi, hiburan, opini, pendidikan, dan seluruh aspek kehidupan modern ini.
Tentu saja, melalui media massa, masyarakat dapat menerima berbagai informasi yang terpercaya, akurat, dan kredibel melalui tahap-tahap seleksi media. Dalam penyampaian informasi, media dapat menggunakan berbagai platform baik tradisional maupun modern seperti lewat televisi, internet, koran, radio, buku, majalah, novel, dan lain-lain.
Dengan berbagai penggunaan platform yang lebih informatif, canggih, responsif, dan interaktif, kini media massa lebih dari sekadar alat penyampaian informasi saja. Namun, media massa berperan sangat penting dalam perkembangan kebudayaan dan dinamika sosial masyarakat.
Melansir dari Warung Sains Teknologi, media massa memiliki ciri-ciri yaitu:
- Publisitas: Informasi yang disampaikan ditujukan untuk khalayak umum;
- Universal: Informasi yang disampaikan bersifat umum (universal) dan dapat diakses oleh semua orang dari berbagai kalangan;
- Periodik: Media massa diterbitkan secara berkala, layaknya harian, mingguan, atau bulanan.
- Continue: Penyampaian informasi dilakukan secara berkelanjutan dan selalu diperbarui;
- Pesan yang dapat dipertanggungjawabkan: Informasi yang disampaikan oleh media massa memiliki dasar jelas, kredibel, akurat, dan dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.
Berdasarkan ciri-ciri tersebut, media massa memerlukan sebuah cara untuk dapat mengelola atau manajemen informasi yang disampaikan dalam tujuan mencapai visi, misi, dan target perusahaan. Cara tersebut dapat dilakukan seperti mempertahankan kebenaran informasi yang disampaikan, cara menyampaikan informasi, relevansi informasi, kualitas informasi, dan memahami kebutuhan masyarakat.
Sebelum melakukan berbagai cara tersebut, maka diperlukan pemahaman terhadap konsep dasar manajemen industri media massa. Melansir dari buku “Manajemen Media Massa” karya Ema Kusuma dari Universitas Tama Jagakarsa, manajemen berasal dari bahasa Perancis kuno “Manajemen” yang berarti sebuah pelaksanaan dan pengaturan.
Mary Parker Follet memberikan definisi manajemen sebagai seni menyelesaikan pekerjaan melalui orang lain. Artinya, pada dasarnya para manajer dalam mencapai tujuan perusahaan atau organisasi memerlukan orang lain untuk diatur dalam melaksanakan apa saja yang perlu dikerjakan dan bukan diselesaikan secara individu.
Sementara itu, menurut George R. Terry, manajemen merupakan proses atau kerangka kerja yang melibatkan pengarahan terhadap beberapa orang dengan orientasi tujuan perusahaan. Artinya, manajemen dipahami sebagai proses yang terdiri dari perencanaan, pengorganisasian, penggerakan, dan pengawasan untuk menentukan dan mencapai tujuan dan target yang telah ditetapkan melalui pemanfaatan sumber daya manusia dan lain-lain.
Konsep manajemen bersifat universal yakni memakai ilmu pengetahuan sistematis yang mencakup kaidah-kaidah dan prinsip yang cenderung benar dalam segala situasi manajerial. Misalnya seperti segala aktivitas organisasi atau perusahaan yang dilakukan dalam mencapai visi, misi, dan tujuan dengan mewujudkan efisiensi dan efektivitas organisasinya.
Pada dasarnya, manajemen dipandang sebagai disiplin ilmu yang mengajarkan proses memperoleh atau mencapai tujuan perusahaan dengan upaya bersama melalui pemanfaatan sumber daya manusia.
Dilihat dari segi karakteristik, manajemen dibedakan dalam tiga bentuk, yaitu:
- Proses dari aktivitas berkelanjutan dan berhubungan;
- Fokus untuk mendapatkan atau mencapai tujuan perusahaan atau organisasi;
- Dalam mencapai tujuan, diperlukan pemanfaatan dan kerja sama sumber daya manusia yang ada dalam perusahaan atau organisasi.
Istilah manajemen mengandung tiga pengertian yaitu:
- Manajemen sebagai suatu proses: Manajemen merupakan fungsi untuk mencapai sesuatu melalui aktivitas orang lain dan mengawasi masing-masing individu agar mencapai tujuan yang sama.
- Manajemen sebagai kolektivitas orang-orang yang melakukan aktivitas manajemen: Orang-orang yang melakukan aktivitas manajemen dalam suatu organisasi atau perusahaan disebut manajemen.
- Manajemen sebagai suatu seni dan ilmu pengetahuan: Manajemen dipahami sebagai seni atau kemampuan pribadi secara sistematis dalam melakukan segala pekerjaan atau aktivitas.
Dari segi perkembangannya, media massa dibagi menjadi dua jenis yaitu:
- Media massa tradisional: Media yang menggunakan sarana penyampaian informasi jama dulu yakni menggunakan platform seperti media cetak layaknya koran, tabloid, majalah, radio, televisi, dan lain-lain.
- Media massa modern: Media yang menggunakan teknologi modern seperti media cetak dan media elektronik, layaknya internet yakni media sosial, website, smart tv, e-magazine, dan lain-lain.
Unsur-unsur penting dalam manajemen disebut sebagai 6M yaitu:
- Man (Manusia): Sumber daya manusia yang dimiliki perusahaan di mana menjadi faktor terpenting dalam mencapai tujuan bersama.
- Money (Uang): Uang menjadi tolak ukur seberapa besar nilai perusahaan, sekaligus modal dalam membangun dan menjalankan kegiatan operasional perusahaan.
- Materials (Bahan): Bahan baku yang diperlukan dalam proses produksi demi menghasilkan suatu produk perusahaan.
- Machine (Mesin): Peralatan dan teknologi yang digunakan dalam mempermudah dan meningkatkan efisiensi pekerjaan sumber daya manusia dalam proses produksi.
- Method (Metode): Prosedur standar yang digunakan dalam manajemen usaha yang digunakan dalam mencapai tujuan perusahaan.
- Market (Pasar): Tempat penyaluran dalam menjangkau konsumen dan menjualnya dalam target yang ingin dicapai perusahaan.
Dengan memahami konsep dasar ini dan menerapkannya dalam kegiatan manajemen organisasi atau perusahaan, maka proses dalam mencapai visi, misi, tujuan, dan target perusahaan dapat dilakukan secara efektif. Terlebih lagi, sebagai perusahaan media massa, masyarakat akan menilai bagaimana perusahaan tersebut bekerja, baik secara internal maupun eksternal.
Selain itu, manajemen industri media massa ini diperlukan dalam menjaga kualitas, kepercayaan, dan citra perusahaan di mata masyarakat. Dengan menghasilkan informasi berkualitas, relevan, dan secara adaptif memenuhi kebutuhan masyarakat yang selalu berubah-ubah setiap saat. (mg1)
Editor : H. Arif Riyanto