Oleh : Elfrado Sihaloho
Air merupakan senyawa kimia yang di dalamnya terdapat dua atom H2O dan satu atom oksigen. Air juga dapat diartikan sebagai sumber kehidupan. Manusia tidak dapat bertahan tanpa air.
Air dapat dikatakan bersih jika tidak memiliki rasa, tidak ada bau, tidak berwarna, tidak mengandung zat-zat berbahaya. Air bersih adalah air yang dapat digunakan manusia untuk memenuhi keperluan domestik.
Keperluan domestik merupakan kebutuhan air bersih yang digunakan manusia dalam pemenuhan kegiatan sehari-hari. Keperluan domestik juga dapat menyebabkan pencemaran karena limbah yang digunakan keluarga dapat menghasilkan beberapa zat organik dan anorganik yang dibuang dan dialirkan melalui selokan-selokan yang akhirnya akan bermuara ke sungai.
Akibat dari keperluan domestik yang tidak dapat dikelola dengan baik oleh keluarga akan terjadi pencemaran air. Pencemaran air dapat kita lihat dari adanya sampah yang mengandung senyawa organik dan anorganik yang kita temui menggenang di air.
Pencemaran air dapat diakibatkan oleh kegiatan manusia yang meninggalkan limbah permukiman, limbah pertanian, limbah industri di dalamnya termasuk pertambangan. Pencemaran-pencemaran tersebut yang memiliki dampak kepada manusia.
Dampak dari pencemaran air adalah penurunan kualitas lingkungan sekitar dan terganggunya keindahan wilayah sekitar. Dampak pencemaran air juga dapat mengakibatkan banjir, berkurangnya ketersediaan air bersih. Dari dampak tersebut perlu dilakukan pencegahan agar air tercemar dan aman.
Cara pencegahan pencemaran air dapat dilakukan dengan membuat tempat sampah organik dan anorganik, melakukan penanaman pohon yang berguna untuk menghasilkan oksigen dan membuat sekeliling menjadi sejuk.
Membuat terasering yang bermanfaat meningkatkan daerah resapan air, tidak memakai bahan-bahan yang ramah lingkungan. Juga tidak membuang sampah di sungai yang dapat menyebabkan banjir.
Oleh karena itu, air harus dijaga kelestariannya. Dalam upaya menjaga kelestarian air tersebut, peran Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) sangat penting.
PDAM merupakan perusahaan yang bertanggung jawab atas penyediaan air bersih. PDAM memiliki peran yang sangat penting dalam menjaga kelestarian air. PDAM bertugas melayani masyarakat dengan menyediakan air bersih bagi masyarakat. Air bersih yang disediakan PDAM harus memenuhi standar kualitas yang ditetapkan pemerintah.
PDAM melakukan berbagai upaya dalam menjaga kelestarian air antara lain melakukan pengelolaan sumber air secara berkelanjutan, melakukan pengolahan air secara optimal, melakukan distribusi air secara merata.
Tidak hanya itu, PDAM juga melalukan sosialisasi kepada masyarakat untuk menjaga kelestarian air. Sosialisasi tersebut bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kelestarian air.
PDAM juga memiliki cita-cita untuk menyediakan air bersih yang berkualitas bagi seluruh masyarakat. PDAM juga bercita-cita melakukan pengelolaan air minum yang bersih dan mendistribusikan dengan baik. Cita-cita tersebut dapat tercapai jika PDAM terus berupaya menjaga kelestarian air.
Cita-cita PDAM untuk menjaga kelestarian air sejalan dengan tujuan pembangunan berkelanjutan. Sustainable Development Goals (SDGs) merupakan agenda pembangunan yang bertujuan untuk mengurangi kemiskinan, mengurangi kesenjangan, dan melindungi lingkungan.
Salah satu tujuan Sustainable Development Goals adalah memastikan ketersediaan dan pengelolaan air bersih yang sesuai baku mutu yang berkelanjutan.
Dengan menjaga kelestarian air, PDAM dapat berkontribusi dalam mewujudkan pembangunan berkelanjutan dan terwujudnya cita-cita PDAM. Dalam mewujudkan Sustainanble Development Goals, PDAM juga perlu menyosialisasikan kepada masyarakat tentang pentingnya meningkatkan kualitas air. Jika kualitas air sudah terjaga maka kesehatan masyarakat pun terjamin. (*/lis)
Mahasiswa Akademi Teknik Tirta Wiyata (Akatirta)