Berita Magelang Mungkid Temanggung Wonosobo Features Entertainment Olahraga Otomotif Lifestyle Kecantikan Travel Piknik Makan Enak Viral Pojok Kampung Khazanah Artikel Ilmiah

Emak-Emak Serbu Pasar Murah Hortikultura, Paket Cabai Harganya Menggiurkan

Sigit Rahmanto • Jumat, 9 Agustus 2024 | 04:25 WIB
Warga membeli produk holtikultura di pasar murah yang digelar di halaman Pendopo Wakil Bupati, kemarin (8/8/2024).
Warga membeli produk holtikultura di pasar murah yang digelar di halaman Pendopo Wakil Bupati, kemarin (8/8/2024).

RADARMAGELANG.ID, Wonosobo - Harga cabai di sejumlah pasar tradisional masih meroket.

Untuk itu, petani Wonosobo berinisiatif menggelar pasar murah komoditas hortikultura.

Sebanyak 500 paket cabai keriting dan cabai rawit, serta 250 paket bawang merah ludes terjual.  

Berbagai tanaman hortikultura hasil panen oleh kelompok tani dijual di bawah harga pasar. 

Paket komoditas masing-masing beratnya  0,25 kilogram hanya dijual Rp 10.000.

"Jika dibanding dengan harga dipasar saat ini harganya masih lebih murah. Karena untuk satu kilogram cabai rawit masih di angka Rp 60.000," ujar Pejabat Fungsional di Dispaperkan Wonosobo, Etika Hayati usai pasar murah di halaman Pendopo Wakil Bupati, Kamis (8/8/2024).

Ety menjelaskan pasar murah ini telah dilakukan 7 kali sejak awal 2024.

Pasar dadakan ini memang ditujukkan untuk memberi manfaat bagi warga di Wonosobo agar bisa membeli produk holtikultura dengan lebih murah.

"Ini diinisiasi Kelompok Champion. Mereka adalah gabungan dari beberapa kelompok tani yang telah mendapat manfaat dari bantuan pemerintah pusat untuk pengembangan usaha pertaniannya. Kemudian setelah panen, mereka ikut berbagi kepada warga di sini," terangnya.

Bantuan yang diberikan dari pemerintah pusat kepada kelompok ini tidak hanya bantuan teknis dan peralatan, tetapi mencakup dukungan dalam produksi dan pemasaran.

"Karena awalnya kita itu diminta menanam, setelah panen kita kirim beberapa komoditas, terutama cabai ini untuk menyuplai pasar di Jakarta.

Fungsinya untuk ikut menstabilkan harga di sana. Setelah di Jakarta dianggap cukup, mereka berinisiatif untuk melakukannya di Wonosobo," ungkapnya.

Saat harga cabai melonjak tajam, mereka ingin berperan untuk ikut memenuhi permintaan pasar, sehingga kenaikan harga dapat dikendalikan. (git/lis)

 

Editor : Lis Retno Wibowo
#hortikultura #pasar murah #cabai #pendopo wakil bupati #bawang merah