Berita Magelang Mungkid Temanggung Wonosobo Features Entertainment Olahraga Otomotif Lifestyle Kecantikan Travel Piknik Makan Enak Viral Pojok Kampung Khazanah Artikel Ilmiah

Harga Melambung, Kades Talunombo Wonosobo Bagikan Beras Hasil Panen Tanah Bengkok pada Warganya

Sigit Rahmanto • Selasa, 27 Februari 2024 | 02:54 WIB
Kades Badarudin (paling kanan) bertemu warga membagikan beras hasil panen dari tanah bengkoknya.
Kades Badarudin (paling kanan) bertemu warga membagikan beras hasil panen dari tanah bengkoknya.

RADARMAGELANG.ID, Wonosobo– Kepala Desa Talunombo, Kecamatan Sapuran berinisatif bagikan beras bagi warga miskin. Hal ini dilakukan untuk meminimalisasi dampak kenaikan harga beras.

Sejak awal 2024, harga beras di pasaran terus mengalami kenaikan yang signifikan. Dalam beberapa pekan terakhir harga beras melonjak drastis di Pasar Induk Wonosobo. 

Beras medium yang biasanya dijual Rp12 ribu kini naik menjadi Rp16 ribu. Sedangkan beras premium yang semula Rp16 ribu kini mencapai Rp18 ribu per kilogram.

Kepala Desa Talunombo, Kecamatan Sapuran, Badarudin bagikan hasil buminya untuk membantu warga kurang mampu di desanya.

Ia memotong perolehan beras dari hasil tanah bengkok untuk dibagikan secara gratis kepada warga di desanya.

Badarudin mengaku prihatin dengan kondisi harga beras yang terus merangkak naik di pasaran.

Untuk itu pihaknya memutuskan untuk ikut turun tangan dengan membagikan beras hasil panen dari tanah bengkok desa yang diolahnya sendiri.

"Saat ini harga beras mencapai 16 ribu rupiah sehingga masyarakat merasa terbebani. Dengan adanya bantuan beras dari hasil panen tanah bengkok desa. Kami berharap dapat meringankan beban masyarakat," ungkap Badarudin saat dikonfirmasi, Senin (26/2/2024).

Ia menyebut aksi ini sebagai wujud keprihatinan bersama. Sebab dengan naiknya harga beras akan semakin menyulitkan perekonomian warga di desanya yang mayoritas bekerja sebagai petani dan buruh tani.

"Paling tidak dengan keterlibatan kita bisa ikut meringankan beban bagi warga," ujarnya.

Dalam pendistribusiannya, bekerja sama dengan pemuda Karangtaruna Desa Talunombo melakukan pembagian beras secara door to door ke rumah-rumah warga kurang mampu. 

"Sebanyak lima puluh paket beras dengan berat lima kilogram setiap paketnya dibagikan kepada warga yang membutuhkan. Insya Allah kalau berasnya masih, kita akan lakukan secara bertahap," lanjutnya.

Bantuan ini merupakan bentuk tanggung jawab Badarudin sebagai kepala desa untuk membantu warganya dalam menghadapi kenaikan. 

Meskipun tidak menggunakan anggaran pemerintah, Badarudin tetap berkomitmen untuk melanjutkan pembagian beras gratis sampai harga beras stabil dan terjangkau oleh masyarakat. (git/lis)

Editor : Lis Retno Wibowo
#kades talunombo #tanah bengkok #wonosobo #bagikan beras