Peraih Emas Cabor Aeromodelling Didiskualifikasi, KONI Wonosobo Ajukan Protes Keberatan

RADARMAGELANg.ID, Wonosobo- KONI Wonosobo membuat surat pengaduan keberatan kepada Dewan Hakim Porprov Jateng ke-XVII KONI Jateng.
Hal ini dilakukan karena atlet peraih medali emas cabang olahraga (cabor) aeromodelling kelas balap tiang kendali radia (F3R) INA, atas nama Arif Hidayat Abdillah didiskualifikasi oleh tim wasit.
Ketua Cabor Aeromodelling Wonosobo Murkamtoro Prasetyo, menyatakan semula Arif Hidayat Abdillah yang turun di nomor F3R INA pada Rabu (28/10/2026) menempati posisi satu dan berhak mendapatkan medali emas di atas atlet aeromodelling dari Salatiga dan Purworejo.
"Tapi kedua atlet dari Salatiga dan Purworejo melakukan protes. Dengan alasan spesifikasi mesin pesawat atlet Wonosobo berbeda dan dinilai melakukan modifikasi engine pesawat.
Akhirnya, Arif didiskualifikasi dari posisi satu dan turun di posisi tujuh. Sementara atlet Salatiga dan Purworejo naik jadi nomor satu (emas) dan dua (perak),"jelasnya.
Murkamtoro menjelaskan, engine pesawat milik atlet aeromodelling Wonosobo dipersoalkan saat proses karantina dan pembongkaran mesin pesawat.
Anehnya, pembongkaran mesin pesawat dilakukan oleh atlet sendiri. Padahal mestinya dilakukan oleh panitia.
Saat pembongkaran mesin pun wasit teknis tidak mendampingi secara intens.
"Atlet dari Salatiga dan Purworejo berusaha memengaruhi wasit untuk mendiskualifikasi atlet Wonosobo. Ini yang tidak kami terima kenapa desakan dari atlet justru dijadikan alasan untuk mendiskualifikasi atlet kami," tegasnya.



