TEMANGGUNG - Empat pos pengamanan disiapkan untuk mengantisipasi arus mudik dan balik Lebaran 2026 di Kabupaten Temanggung.
Pos tersebut menjadi titik pelayanan sekaligus pengawasan bagi pemudik yang melintas di wilayah tersebut.
Empat pos pengamanan itu berada di Rest Area Pringsurat, Kranggan, Tugu Jam Kota Temanggung, dan RSK Parakan.
Pos-pos tersebut menjadi bagian dari pengamanan Operasi Ketupat Candi 2026 yang melibatkan sekitar 500 personel gabungan dari TNI, Polri, pemerintah daerah, hingga relawan.
Bupati Temanggung Agus Setyawan mengatakan, kesiapan tersebut dilakukan untuk memastikan kelancaran arus mudik dan balik selama perayaan Idul Fitri 1447 Hijriah.
“Kita harus mempersiapkan semuanya, baik mitigasi pergerakan manusia maupun pergerakan barang selama arus mudik dan arus balik,” ujarnya usai apel gelar pasukan Operasi Ketupat Candi 2026 di halaman Mapolres Temanggung, Kamis (12/3/2026).
Selain pengamanan lalu lintas, sejumlah layanan pendukung juga disiapkan. Salah satunya layanan bantuan bensin darurat yang disediakan di seluruh pos pengamanan.
Hal itu untuk membantu pengendara yang kehabisan bahan bakar sebelum mencapai SPBU terdekat.
Di sektor kesehatan, layanan darurat diperkuat melalui PSC 119 (Public Safety Center). Layanan ini siap memberikan penanganan medis cepat bagi masyarakat.
Sementara itu, Kodim 0706/Temanggung turut menyiagakan armada pemadam kebakaran tambahan. Itu sebagai langkah antisipasi apabila terjadi kondisi darurat selama masa mudik Lebaran.
Terpisah, Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Temanggung telah memetakan sejumlah ruas jalan yang berpotensi rawan kecelakaan maupun kemacetan selama arus mudik.
Kasatlantas Polres Temanggung, AKP Yosra Meidicta Mandung, menyebut, beberapa titik rawan kecelakaan berada di Jalan Raya Secang–Ambarawa wilayah Pringsurat, Jalan Suwandi-Suwardi Temanggung, serta Jalan Raya Temanggung–Kedu.
Sedangkan titik rawan kemacetan diperkirakan terjadi di Simpang Tiga Kranggan, Pasar Kliwon atau Tugu Pancasila Temanggung, Simpang Tiga Mulyosari Parakan, serta kawasan depan Cafe Sigandul View di Kecamatan Kledung.
Untuk mengantisipasi kepadatan kendaraan, Satlantas Polres Temanggung telah membentuk tim urai lalu lintas yang akan bertugas di jalur nasional maupun provinsi.
“Tim urai ini disiapkan untuk mengantisipasi kemacetan di jalur Secang–Ambarawa, wilayah dalam Kota Temanggung, serta wilayah Parakan,” jelas Yosra.
Sementara itu, Dinas Perhubungan Kabupaten Temanggung telah memetakan sejumlah titik rawan kemacetan.
Titik tersebut berada di Jembatan Progo menuju Simpang Tiga Polsek Kranggan, Pasar Kliwon Temanggung, Pasar Ngadirejo, Kali Galeh, serta ruas Jalan MT Haryono di kawasan Pandean.
Untuk titik rawan kecelakaan, Dishub menyoroti ruas Jalan Parakan–Wonosobo yang memiliki turunan panjang dan jalan berliku.
Selain itu, terdapat ruas Jalan Secang–Pingit dan Parakan–Sukorejo yang memiliki banyak tikungan dan titik blind spot. (dev/lis)
Editor : Lis Retno Wibowo