RADARMAGELANG.ID, Temanggung —Tim kebanggaan Temanggung, Persitema disambut meriah para pendukungnya, Rabu (14/1/2026) sore.
Setelah berhasil menahan imbang rivalnya PSIW Wonosobo dalam laga di Stadion Gelora Pancasila, Wonosobo.
Skor 1-1 membuat posisi Persitema di puncak klasemen sementara grup D dengan koleksi 5 poin.
Bupati Temanggung, Agus Setyawan menyambut langsung tim kebanggaan daerahnya.
“Perjuangan Persitema luar biasa. Tetap jaga semangat ini, masih ada satu laga penentuan yang harus kita lewati bersama,” pesan Agus Setyawan.
Pemain Persitema, Vendry Mofu menegaskan timnya belum puas dan akan fokus penuh pada laga terakhir.
“Kami datang ke sini (Wonosobo, Red) dengan tekanan besar, tapi kami bisa menunjukkan karakter. Sekarang fokus kami adalah laga terakhir melawan Slawi United,”tandasnya.
Laga bertajuk Derby Sindoro—Sumbing antara PSIW Wonosobo melawan Persitema bukan sekadar duel perebutan poin.
Pertandingan tersebut menjelma panggung adu mental, gengsi, dan harga diri dua daerah bertetangga.
Di hadapan ribuan suporter tuan rumah yang memadati stadion, Persitema datang sebagai tim tamu dengan tekanan berlipat.
Namun alih-alih tertekan, Laskar Bambu Runcing justru menunjukkan karakter kuat sebagai pemuncak klasemen grup D Liga 4 Jawa Tengah 2025/2026.
PSIW yang mengandalkan dukungan publik Wonosobo langsung menekan sejak awal laga. Gelombang serangan silih berganti diarahkan ke pertahanan Persitema.
Namun disiplin barisan belakang tim tamu mampu meredam agresivitas Laskar Kolodete.
Di tengah gempuran tersebut, Persitema justru mencuri momentum.
Menit ke-26 menjadi titik balik ketika Vendry Mofu, penyerang berpengalaman yang pernah memperkuat Timnas Indonesia, sukses memanfaatkan celah pertahanan PSIW untuk mengirim bola ke dalam gawang.
Gol itu seolah membungkam sejenak stadion yang sebelumnya bergemuruh.
Tertinggal di kandang sendiri, PSIW merespons dengan intensitas lebih tinggi.
Tekanan tanpa henti akhirnya berbuah hasil di menit ke-43 lewat sundulan kapten tim, Syaifulloh, yang membuat skor kembali imbang 1-1 hingga turun minum.
Babak kedua tak kalah panas. Kedua tim sama-sama bermain terbuka, menciptakan duel keras di lini tengah dan adu cepat di sisi sayap.
PSIW mencoba memanfaatkan energi tribun, sementara Persitema memilih strategi serangan balik yang mengandalkan kecepatan dan pengalaman lini depan.
Meski sejumlah peluang tercipta, kokohnya pertahanan dan penampilan solid kedua kiper membuat skor 1-1 bertahan hingga peluit panjang dibunyikan.
Bagi Persitema, hasil ini terasa seperti kemenangan moral, mengingat mereka mampu keluar dari tekanan di markas rival langsung.
Hasil imbang tersebut menjaga posisi Persitema di puncak klasemen sementara grup D dengan koleksi 5 poin.
PSIW membuntuti di posisi kedua dengan 4 poin, sedangkan Slawi United masih di dasar klasemen. (dev/lis)
Editor : Lis Retno Wibowo