RADARMAGELANG.ID, Temanggung--Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Temanggung menyiapkan lompatan besar dalam pengentasan kemiskinan dan penguatan ekonomi umat pada tahun 2026.
Sejumlah program baru berbasis pemberdayaan ekonomi dan pendidikan akan diluncurkan.
Program tersebut di antaranya Z-Mart, Z-Auto, Z-Kopi, hingga beasiswa sarjana bagi warga miskin.
Ketua Baznas Temanggung Mansur Asnawi menyebut, arah kebijakan Baznas kini tidak lagi sekadar bantuan konsumtif. Melainkan mendorong kemandirian ekonomi dan peningkatan kualitas sumber daya manusia.
“Di 2026 kami fokus ke sektor UMKM lewat program Z-Mart, Z-Auto, dan Z-Kopi. Di samping itu, kami lanjutkan beasiswa sarjana dan beasiswa lainnya untuk peningkatan kualitas SDM,” ujar Mansur.
Program Z-Mart, Z-Auto, dan Z-Kopi akan menyasar pelaku UMKM, terutama warga kurang mampu. Itu supaya warga tersebut memiliki usaha produktif yang berkelanjutan.
Melalui skema ini, Baznas memberikan modal usaha, pendampingan, serta sistem pengelolaan agar mustahik bisa naik kelas menjadi muzaki. “Ini semua untuk UMKM. Harapannya, penerima zakat bisa mandiri dan tidak terus bergantung pada bantuan,” jelasnya.
Selain itu, Baznas Temanggung juga memiliki program unggulan berupa beasiswa sarjana. Program ini disebut belum banyak dimiliki kabupaten lain di Jawa Tengah.
“Beasiswa sarjana ini inovasi yang luar biasa. Bahkan menurut Ketua Baznas Provinsi, belum semua kabupaten punya skema seperti ini, termasuk cara rekrutmennya,” kata Mansur.
Baznas Temanggung menggunakan data desil kemiskinan yang dipadukan dengan verifikasi faktual di lapangan untuk memastikan penerima benar-benar dari keluarga miskin. Sehingga, tidak hanya berdasarkan surat keterangan dari desa saja.
"Kami turun langsung, verifikasi kondisi riil. Jadi pengalokasian dana benar-benar tepat sasaran. Kami harap dengan program ini siklus kemiskinan bisa diputus dari dua sisi sekaligus meningkatkan ekonomi dan kualitas sumber daya manusia," tambah Mansur. (dev/aro)
Editor : H. Arif Riyanto