Berita Magelang Mungkid Temanggung Wonosobo Features Entertainment Olahraga Otomotif Lifestyle Kecantikan Travel Piknik Makan Enak Viral Pojok Kampung Khazanah Artikel Ilmiah

Lima Rumah Ludes Terbakar di Tretep Temanggung, Kerugian Rp 850 Juta

Devi Khofifatur Rizqi • Rabu, 14 Januari 2026 | 22:03 WIB

 

Petugas Damkar Kabupaten Temanggung berjibaku memadamkan si jago merah yang melahap lima rumah di Tretep, Kamis (14/1/2026) pagi.   
Petugas Damkar Kabupaten Temanggung berjibaku memadamkan si jago merah yang melahap lima rumah di Tretep, Kamis (14/1/2026) pagi.  

RADARMAGELANG.ID, Temanggung--Kebakaran hebat melanda Dusun Mbuntu, Desa Tempelsari, Kecamatan Tretep, Kabupaten Temanggung, Kamis (14/1/2026) pagi.

Sebanyak lima rumah warga dan satu unit sepeda motor hangus terbakar akibat dugaan korsleting listrik. 

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, namun 14 warga dari lima kepala keluarga terdampak.

Kepala Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran (Satpol PP dan Damkar) Kabupaten Temanggung Agus Sarwono menjelaskan, laporan kebakaran diterima pukul 08.57. Satu menit kemudian, petugas dari Pos Damkar Candiroto langsung diberangkatkan menuju lokasi. “Petugas tiba di lokasi sekitar pukul 09.25 WIB. Api sudah membesar dan menjalar ke beberapa rumah warga,” kata Agus.

Kebakaran bermula dari rumah milik Utomo, 50, kemudian merembet ke rumah Tumari, 56, rumah kosong milik Daun, 54, hingga menjalar ke rumah Wagiran, 55, dan rumah milik Rabun, 56. Seorang warga yang pertama kali melihat api segera melaporkan kejadian tersebut dan memperingatkan warga sekitar.

Sebanyak tiga unit mobil pemadam kebakaran dikerahkan, terdiri atas satu armada Pos Candiroto, satu fire truck Mako Induk, dan satu unit water supply. Total 12 personel Damkar Temanggung diterjunkan ke lokasi, dibantu aparat Polsek Tretep, Koramil, relawan, PLN, serta warga setempat.

“Proses pemadaman sempat terkendala karena armada dari Mako Induk mengalami pecah ban di wilayah Wonoboyo. Namun petugas tetap berupaya maksimal untuk mencegah api meluas,” jelas Agus.

Api akhirnya berhasil dipadamkan sekitar pukul 10.31. Dari kejadian tersebut, total luas bangunan yang terbakar mencapai sekitar 250 meter persegi dengan estimasi kerugian material sekitar Rp 850 juta. Meski demikian, petugas berhasil menyelamatkan empat bangunan permanen dengan nilai aset sekitar Rp 2,2 miliar.

Agus Sarwono mengimbau masyarakat untuk lebih waspada terhadap potensi kebakaran, terutama yang disebabkan oleh instalasi listrik. Ia juga mengingatkan warga agar segera menghubungi layanan pemadam kebakaran jika terjadi keadaan darurat.

“Damkar Temanggung siap melayani masyarakat selama 24 jam. Jika terjadi kebakaran atau kondisi darurat lainnya, segera hubungi layanan kami agar bisa ditangani lebih cepat,” tandasnya. (dev/aro)

 

Editor : H. Arif Riyanto
#Kecamatan Tretep #kebakaran #satpol pp #Damkar Agam #Kabupaten Temanggung