Artikel Ilmiah Berita Entertainment Features Jateng Kecantikan Khazanah Lifestyle Magelang Makan Enak Mungkid Nasional Olahraga Otomotif Piknik Pojok Kampung Semarang Temanggung Travel Viral Wonosobo

Demonstran Lempari Batu dan Botol Sampah ke Gedung DPRD Temanggung

Devi Khofifatur Rizqi • Selasa, 2 September 2025 | 00:45 WIB
Aksi demontrasi di DPRD Temanggung yang sempat ricuh pada Senin (1/9/2025).
Aksi demontrasi di DPRD Temanggung yang sempat ricuh pada Senin (1/9/2025).

RADARMAGELANG.ID, Temanggung - Aksi demo damai di Kabupaten Temanggung diawali dengan lemparan batu hingga botol minuman ke kantor DPRD Temanggung oleh para pendemo, Senin (1/9/2025).

Pantauan di lokasi, massa mulai memasuki lingkungan DPRD Temanggung pukul 14.00 WIB.

Ribuan massa tersebut merasa tersulut emosi dengan kebijakan-kebijakan pemerintah pusat yang dinilai tidak prorakyat. Termasuk kebijakan pemerintah di Kabupaten Temanggung.

Alhasil, massa yang membawa botol mineral, batu, sampah plastik, dan sejumlah barang lainnya dilemparkan ke arah gedung DPRD Temanggung.

Barang-barang tersebut mengenai sejumlah petugas yang berjaga di dalam gedung DPRD.

Massa dalam aksi demo ini diikuti petani, ormas, pedagang, buruh, dan lainnya. Bahkan, terlihat anak-anak di bawah umur yang juga ikut-ikutan melempar botol ke petugas jaga.

Namun, massa yang tidak kondusif membuat petugas terpaksa menembakkan gas air mata sekitar pukul 14.15 WIB. Massa langsung berhamburan menyelamatkan diri.

Usai gas air mata mereda, massa kembali memasuki lingkungan DPRD Temanggung. Kemudian dilanjutkan orasi oleh koordinator lapangan yang menyulut semangat demonstran.

"HIDUP RAKYAT!! HIDUP RAKYAT!!"

Jajaran forkopimda termasuk bupati, ketua DPRD, kapolres, dandim Temanggung, menemui aksi massa di depan kantor DPRD Temanggung sekitar pukul 14.25 WIB.

"Hari ini kami akan mendengarkan aspirasi kawan-kawan semua," ujar Ketua DPRD Temanggung, Yunianto, di hadapan demonstran.

Sementara Bupati Temanggung Agus Setyawan siap mendengarkan aspirasi rakyat Temanggung. Ia menyebut akan berjalan bersama-sama mengawal kebijakan yang prorakyat.

"Kita akan bersama-sama mengawal kebijakan yang prorakyat. Dan mari kita berembug bersama agar ada titik temu sesuai yang diharapkan," tegas bupati.

Meski sudah ditemui oleh jajaran forkopimda, namun massa merangsek ingin membobol gerbang kantor DPRD.

Sehingga, petugas terpaksa kembali menembakkan gas air mata ke demonstran.

Hingga pukul 15.30 WIB, aksi massa masih tampak memadati area kantor DPRD Temanggung. Mereka melempari petugas dengan botol minuman dan sampah-samph plastik kepada petugas.

Alhasil petugas kembali menembakkan gas air mata kepada para demonstran. (dev/lis)

Editor : Lis Retno Wibowo
#Agus Setyawan #aksi massa #emosi #damai #demonstrasi #DPRD Temanggung