RADARMAGELANG.ID, Temanggung -Realisasi investasi di Kabupaten Temanggung pada 2024 mencapai Rp 2,1 triliun.
Hal itu membuat Kabupaten Temanggung mendapat peringkat 13 se-Indonesia terkait percepatan pelayanan kinerja soal investasi.
Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMTPSP) Kabupaten Temanggung, Dwi Sukarmei menjelaskan, realisasi investasi di Kabupaten Temanggung pada 2024 mengalami kenaikan.
Capaiannya senilai Rp 2,1 triliun atau naik Rp 100 miliar dibanding tahun 2023 yang hanya Rp 2 triliun.
"Investasi 2024 ini mengalami kenaikan. Itu membuat Kabupaten Temanggung mendapat peringkat ke-13 se Indonesia terkait percepatan pelayanan kinerja soal investasi," jelasnya, Selasa (14/1/2025).
Dwi melanjutkan, kenaikan ini salah satunya ditunjang oleh perusahaan yang melakukan investasi di Kabupaten Temanggung. Kemudian, terdapat peran industri UMKM serta inovasi layanan dari DPMPTSP.
"Inovasi layanan ada Jempol Bos. Yakni jemput bola untuk pengusaha yang akan berinvestasi," lanjutnya.
Inovasi lain dari DPMPTSP Temanggung yakni layanan zoom, layanan 24 jam 7 hari, hingga kemudahan dalam mal pelayanan publik.
Hal itu dilakukan untuk menggaet para investor agar datang ke Kabupaten Temanggung.
"Inovasi terus kami lakukan agar investor ini tertarik datang ke Temanggung untuk berinvestasi," ujar Dwi Sukarmei.
Saat ini ada 200 perusahaan industri baik besar, menengah, maupun kecil yang berinvestasi di Kabupaten Temanggung. Kemudian, investasi sektor pariwisata mencapai 50 titik.
Makanya, tahun 2025 DPMPTSP Temanggung menargetkan capaian investasi senilai Rp 2,2 triliun.
"Tahun 2025 target investasi mencapai Rp 2,2 triliun. Jadi harus ada kenaikan dari tahun sebelumnya," kata kepala DPMPTSP.
Dwi menambahkan, tingginya nilai investasi di Temanggung berdampak positif untuk masyarakat. Termasuk, mampu menyerap tenaga kerja sehingga menurunkan angka pengangguran.
"Angka pengangguran kita paling sedikit. Hanya 2,32 persen karena investasi ini membuka peluang kerja untuk masyarakat juga," tambahnya.
Dwi berharap, target investasi tahun 2025 bisa tercapai. Ia juga terus melakukan inovasi dan peningkatan pelayanan.
"Kami akan melakukan inovasi dan kreasi lebih baik lagi. Karena investasi ini juga bersaing dengan daerah lain, makanya inovasi itu penting," harapnya. (dev/lis)
Editor : Lis Retno Wibowo