RADARMAGELANG.ID, Temanggung– Rapat paripurna DPRD Kabupaten Temanggung dengan agenda penyampaikan tiga raperda, Senin (6/11) berbeda dari biasanya. Di akhir rapat, para wakil rakyat tersebut doa bersama untuk warga Palestina yang tengah mengalami peperangan. Sebelumnya, anggota DPRD Arif Nur Hadir berinterupsi agar anggota dewan mendoakan warga Palestina. Hal itu disambut anggota yang lain.
“Indonesia adalah negara yang cinta damai, dan berharap Palestina merdeka dengan kemerdekaam yang hakiki, absolut. Tidak dicampurtangani tentang wilayah, dan tidak diintimidasi dengan strategi politik,” kata Ketua DPRD Kabupaten Temanggung Yunianto.
Dia berdoa untuk Palestina, dan mengutuk penyerangan yang terjadi tanpa ada dasar, dan sisi kemanusiaan.
Sementara itu, dalam rapat tersebut, DPRD membahas raperda tentang penyelenggaraan Kabupaten Temanggung cerdas, perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup, dan badan usaha milik desa.
Dia menjelaskan, tiga raperda tersebut mutlak disusun beserta hal-hal yang perlu dilaksanakan. Menurutnya dua raperda inisiatif Komisi A maupun Komisi B ini harus segera dilaksanakan. Terkait dua raperda tersebut, pemerintah daerah sudah melaksanakan harmonisasi. Untuk raperda badan usaha milik desa, yang merupakan usulan penjabat Bupati Temanggung, DPRD mendorong sepenuhnya.
“Bahwa aset milik eks PNPM mandiri waktu itu, harus dilekola dengan baik, diperuntukkan dalam membantu pengentasan kemiskinan di daerah,” jelasnya.
Lebih lanjut, dengan investasi yang ada sampai hari ini, dan ditetapkannya peraturan daerah tentang badan usaha milik desa, investasi tidak akan hilang atau dibagi-bagi. Namun digunakan untuk kepentingan masyarakat miskin. Harapannya, hal tersebut dapat berkontribusi mengentaskan kemiskinan ekstrem. (din/lis)