Advertisement
Advertisement
Advertisement

Pernikahan Dini di Temanggung Ada 250 Kasus, Separonya Karena Hamil Dulu

A
Penulis: Addin Alfath❯

RADARMAGELANG.ID, Temanggung– Temanggung berkomitmen bersama menggerakkan anak-anak tidak melakukan pernikahan dini. Hal ini sangat penting, agar anak yang lahir tidak stunting. Dan tidak terjadi masalah di kemudian hari terhadap ibu yang menikah dini.


Advertisement

Penjabat Bupati Temanggung Hary Agung Prabowo mengatakan, berdasarkan data dari Pengadilan Agama Temanggung, jumlah pernikahan dini di Temanggung menurun dari 412 menjadi 250.

Separo dari 250 pernikahan dini ini, karena hamil di luar nikah. Selain itu, faktor orang tua yang berpikir  daripada anaknya luntang-luntung akhirnya dinikahkan. Dia menargetkan angka tersebut akan turun 80 persen pada 2024.

“Kita gerakkan bersama seluruh stakeholder bisa memerangi pernikahan dini dengan gerakan Jo Kawin Bocah ini,” katanya kepada Jawa Pos Radar Magelang di Pendopo Pengayoman.

Advertisement

Agung berpesan agar orang tua menjaga anak-anak, kehormatan keluarga, dan pergaulan. Supaya ke depan menjadi anak-anak yang baik, cerdas. Apalagi era sekarang, semua anak bisa mengakses apapun menggunakan handphone.

“Harus dijaga betul pergaulan yang tidak sesuai dengan harkat dan martabat budaya bangsa Indonesia. Jika ada anak yang bergaul tidak sesuai norma dan etika tolong dikasih tahu. Dengan cara edukasi yang enak, tidak memarahi,” ungkapnya.

Lebib lanjut dikatakan, anak-anak sekarang berbeda dengan dulu. Mereka lebih cenderung harus dirangkul, disayang. Untuk memberitahu apa yang baik, atau jelek. Terutama terkait media-media.

Advertisement

Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Temanggung Yunianto menuturkan, komitmen bersama Pemkab Temanggung untuk menyukseskan gerakan Jo Kawin Bocah tahun 2023 sungguh luar biasa. Stakeholder terkait sudah melaksanakan tahapan-tahapan dengan mantap. (din/lis)

Anak-anak mementaskan drama Ande-ande Lumut yang telah diubah alur akhir ceritanya untuk kampanye Jo Kawin Bocah, Selasa (19/12/2023).
Anak-anak mementaskan drama Ande-ande Lumut yang telah diubah alur akhir ceritanya untuk kampanye Jo Kawin Bocah, Selasa (19/12/2023).

Advertisement

Artikel Terkait

Tahun 2026, Tercatat 173 Perkara Dispensasi Kawin di Temanggung, Bangga Kencana Cegah Nikah Dini

Tahun 2026, Tercatat 173 Perkara Dispensasi Kawin di Temanggung, Bangga Kencana Cegah Nikah Dini

Pernikahan dini masih menjadi persoalan yang membutuhkan perhatian serius di wilayah Kabupaten Temanggung. Maka, edukasi kepada masyarakat dinilai tidak cukup hanya menyampaikan larangan.

Anggota DPR RI Ingatkan Jangan Paksa Anak 17 Tahun Nikah, Stunting Masih Tinggi   

Anggota DPR RI Ingatkan Jangan Paksa Anak 17 Tahun Nikah, Stunting Masih Tinggi  

Pesan tegas itu dilontarkan Anggota Komisi IX DPR RI Vita Ervina di tengah tingginya pemohon dispensasi nikah dini dan kasus stunting di Kabupaten Magelang.

 Pernikahan Dini di Temanggung Mencuat, Faktor Ewuh Pakewuh hingga Ekonomi Jadi Pemicu

Pernikahan Dini di Temanggung Mencuat, Faktor Ewuh Pakewuh hingga Ekonomi Jadi Pemicu

Bupati Temanggung Agus Setyawan mengingatkan masyarakat agar tidak terburu-buru menikahkan anak yang belum cukup umur. karena akan merampas hak anak dalam mengenyam pendidikan dan menikmati masa kanak-kanak

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer