Berita Magelang Mungkid Temanggung Wonosobo Features Entertainment Olahraga Otomotif Kecantikan Khazanah Lifestyle Makan Enak Piknik Pojok Kampung Travel Viral Artikel Ilmiah

41 SMP Swasta di Kota Semarang Gratis, Pemkot Semarang Gelontor Dana Hibah, Begini Harapan Wali Kota Semarang Hevearita Gunaryanti Rahayu

Khafifah Arini Putri • Minggu, 23 Juni 2024 | 11:16 WIB
Wali Kota Semarang Hevearita Gunaryanti Rahayu saat berkunjung untuk melihat gelar karya Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) di SMP Taman Dewasa, Sabtu (22/6/2024).
Wali Kota Semarang Hevearita Gunaryanti Rahayu saat berkunjung untuk melihat gelar karya Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) di SMP Taman Dewasa, Sabtu (22/6/2024).
RADARMAGELANG.ID, Semarang – Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang memiliki program pemerataan pendidikan.
Yakni, dengan menggratiskan sekolah swasta.
Berdasarkan data dari Dinas Pendidikan Kota Semarang hingga 2024, ada sekitar 41 SMP swasta yang mendapat dana hibah dari Pemkot Semarang.
Sehingga peserta didik yang tidak diterima di SMP negeri bisa sekolah di SMP swasta secara gratis. 
Salah satunya di SMP Taman Dewasa.
Sekolah yang berada di Jalan Tuntang, Citarum ini telah berusia 102 tahun.
Masyarakat terkadang masih memandang sebelah mata sekolah yang berada di pinggiran. Sebab, itulah pemerataan pendidikan dinilai perlu untuk ditingkatkan.
“Saya hadir di SMP Taman Dewasa ini menjadi salah satu support Pemeirntah Kota Semarang, di mana kita berharap SMP (Taman Dewasa) ini bisa berkompetensi dengan SMP lainnya,” jelas Wali Kota Semarang Hevearita Gunaryanti Rahayu saat berkunjung untuk melihat gelar karya Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) di SMP Taman Dewasa, Sabtu (22/6/2024).
Mbak Ita --sapaan akrabnya--terus mendorong sekolah di Semarang untuk meningkatkan prestasinya.
Sebab itu, diperlukan kolaborasi antara guru, orang tua, juga pemerintah untuk mempersiapkan anak-anak menuju generasi emas 2045.
Mbak Ita mengaku SMP Taman Dewasa ini memiliki potensi tersebut.
Terlihat dari peserta didik yang juga mampu menghasilkan karya luar biasa.
Mereka mampu bersaing dan tidak kalah dengan sekolah yang berada di pusat kota lainnya.
“Maka kami sebagai pemerintah, mendorong yayasan, masyarakat, orang tua, terus mendorong prestasi anak menuju generasi emas 2045,” tegasnya.
Pada kesempatan tersebut Mbak Ita meninjau stan siswa.
Wali Kota Semarang juga bercengkrama dengan anak-anak, menjajal hasil produk mereka yang berasal dari daur ulang sampah. 
Kepala SMP Taman Dewasa Sylvia Nuryani menyampaikan, kedatangan Mbak Ita menjadi semangat baginya untuk terus berinovasi meningkatkan mutu pendidikan.
Sehingga sekolahnya banyak dilirik masyarakat.
Sylvia juga bersyukur, berkat bantuan dana hibah dari Pemkot Semarang, anak-anak di sekitaran sekolahnya bisa menempuh pendidikan secara gratis. 
“Kami salah satu sekolah gratis hasil produk dari Pemkot Semarang. Harapannya, dengan kehadiran wali kota ini dapat mengangkat nama sekolah agar kembali dilirik masyarakat,” ungkapnya.
Lebih lanjut pihaknya mengaku kegiatan P5 dengan tema kewirausahaan ini menjadi bekal peserta didik setelah lulus untuk terjun ke masyarakat.
Mereka, kata dia, juga lebih bisa peka untuk meningkatkan potensi di lingkungan sekitar. 
“Harapannya anak-anak ini bisa mengeksplor potensi di sekitar masyarakat. Sehingga mereka bisa mengubah potensi agar menghasilkan nilai ekonomi lebih,” tandasnya. (kap/aro)
Editor : H. Arif Riyanto
#sekolah swasta gratis #pemkot semarang #dinas pendidikan kota semarang #Wali Kota Semarang Hevearita Gunaryanti Rahayu #mbak ita #dana Hibah #kota semarang