Artikel Ilmiah Berita Entertainment Features Jateng Kecantikan Khazanah Lifestyle Magelang Makan Enak Mungkid Nasional Olahraga Otomotif Piknik Pojok Kampung Semarang Temanggung Travel Viral Wonosobo

Pemkab Magelang Siapkan Lima Bus Mudik Gratis

Rofik Syarif Ghirinda Putra • Rabu, 11 Maret 2026 | 23:41 WIB

Sekda Kabupaten Magelang Adi Waryanto saat rapat koordinasi terpadu persiapan lebaran yang dihadiri.Bupati Magelang Grengseng Pamuji.
Sekda Kabupaten Magelang Adi Waryanto saat rapat koordinasi terpadu persiapan lebaran yang dihadiri.Bupati Magelang Grengseng Pamuji.

RADARMAGELANG.ID, Mungkid--Pemkab Magelang akan menyediakan angkutan umum gratis yang bisa dimanfaatkan oleh masyarakat Magelang di perantauan untuk mudik lebaran.

Total ada lima unit bus mudik gratis yang disiapkan.

“Kita berharap, masyarakat memanfaatkan mudik gratis ini agar perjalanan lebih aman dan lancar,” kata Bupati Magelang Grengseng Pamuji usai rapat koordinasi terpadu persiapan lebaran, Rabu (11/3/2026).

Dikatakan, rencananya keberangkatan bus mudik gratis dilakukan di Taman Mini Indonesia Indah (TMII) pada H-2 lebaran dan turun di Terminal Secang.

Ia menyampaikan, berbagai persiapan lainnya untuk menyambut libur lebaran dipersiapkan.

Pemerintah, kata dia, memiliki komitmen untuk memberikan jaminan keamanan dan kenyamanan kepada masyarakat selama perayaan Idul Fitri.

Terlebih, masa cuti bersama lebaran tahun ini cukup panjang, 18-24 Maret, sehingga berpotensi meningkatkan mobilitas masyarakat.

Menurutnya, melalui rapat koordinasi tersebut seluruh unsur pemerintah, baik sipil maupun militer, harus mampu bekerja sebagai satu tim tanpa mengedepankan ego sektoral.

“Idul fitri dan segala tantangannya tidak akan bisa kita hadapi jika kita berjalan sendiri-sendiri. Mulai hari ini kita adalah satu tim,” tegasnya.

Sekda Kabupaten Magelang Adi Waryanto menambahkan, pemerintah daerah juga menyiapkan langkah pengendalian inflasi dan stabilitas harga bahan pokok.

Salah satu upaya yang dilakukan adalah mengoptimalkan peran toko pengendali di pasar untuk menjaga kestabilan harga dan ketersediaan barang.

Pemerintah daerah juga bekerja sama dengan Perum Bulog serta instansi terkait lainnya.

“Ini dilakukan agar stabilitas harga dan stok barang di pasar tetap terjaga, sehingga inflasi daerah bisa dikendalikan,” katanya.

Selain itu, lanjut dia, Pemkab Magelang juga menyiapkan operasi pasar tambahan melalui program pasar murah dan Gerakan Pangan Murah di sejumlah kecamatan.

“Kami melaksanakan operasi pasar tambahan atau pasar murah bersama instansi terkait di beberapa titik kecamatan sebagai upaya menjaga stabilitas harga dan pengendalian inflasi daerah,” ungkapnya.

Pengawasan distribusi bahan pokok juga diperketat melalui inspeksi mendadak ke gudang dan pasar untuk memastikan tidak ada praktik penimbunan barang yang dapat memicu kenaikan harga.

“Kami juga melakukan sidak bersama Satgas Pangan untuk memastikan tidak ada gudang atau toko yang menahan barang yang bisa menyebabkan harga naik,” tegasnya.

Dalam menghadapi arus mudik dan meningkatnya aktivitas masyarakat selama libur lebaran, Pemkab Magelang juga menyiapkan posko terpadu yang melibatkan berbagai pemangku kepentingan.

Posko tersebut dipindahkan dari lokasi sebelumnya di Taman Anggrek ke kawasan Masjid Agung Jawa Tengah An-Nuur Magelang agar lebih representatif dan mudah diakses oleh pemudik maupun wisatawan.

“Lokasinya kita geser ke MAJT karena tempatnya lebih representatif dan bisa menjadi titik berkumpul pemudik maupun wisatawan. Di sana semua stakeholder terlibat,” katanya. (rfk/aro)

 

 

 

 

Editor : H. Arif Riyanto
#tmii #bus mudik #mudik gratis #lebaran #Bupati Magelang Grengseng Pamuji