RADARMAGELANG.ID, Mungkid--Dinas Kesehatan (Dinkes) Jawa Tengah menyebut kasus dugaan fraud (kecurangan) melibatkan salah satu rumah sakit swasta di Kabupaten Magelang.
Rumah sakit tersebut diduga terlibat klaim palsu BPJS Kesehatan dengan nilai mencapai Rp 29 miliar.
Rumah sakit yang dimaksud adalah Rumah Sakit Umum (RSU) Padma Lalita di Desa Pucungrejo, Kecamatan Muntilan, Kabupaten Magelang.
Wartawan Jawa Pos Radar Magelang menelusuri rumah sakit di Jalan Klangon KM 1, Dusun Growong, Desa Pucungrejo, Kecamatan Muntilan, Kabupaten Magelang tersebut.
Rumah sakit itu sudah tidak beroperasi cukup lama dan mangkrak.
Ruang IGD tampak kotor penuh debu.
Daun-daun kering berserakan di lingkungan rumah sakit.
RSU Padma Lalita sebenarnya sedang melakukan pembangunan di atas gedung IGD.
Namun, proses pembangunan sudah berhenti.
Menurut keterangan warga sekitar, Heri, RSU Padma Lalita sudah tidak beroperasi kurang lebih 1,5 tahun.
“Sudah dua kali lebaran tutup. Kurang lebih sudah 1,5 tahun berhenti operasi. Kalau tidak salah, awal puasa 2023 sudah tidak beroperasi,” katanya kepada Jawa Pos Radar Magelang.
Ia mengatakan, beberapa waktu lalu terpasang spanduk bertuliskan dijual melalui lelang. Namun, entah kenapa spanduk tersebut tiba-tiba sudah tidak ada.
Heri mengaku, RSU Padma Lalita saat beroperasi selalu ramai pasien yang berobat.
Apalagi saat BPJS masuk, sangat ramai.
“Ini sebenarnya rumah sakit bagus. Tapi entah kenapa tiba-tiba kok tutup. Saya nggak tahu sebabnya apa, yang jelas tiba-tiba pet tutup. Orang-orangnya (karyawan RS) juga jarang jajan ke tempat saya ini,” ucap pria yang juga pemilik warung makan ini.
Sekretaris Desa Pucungrejo Yuliyanto mengatakan, RSU Padma Lalita saat beroperasi sebenarnya sangat membantu.
Pemerintah Desa Pucungrejo juga sempat bekerja sama kegiatan pemeriksaan kesehatan gratis.
Namun entah kenapa, lanjut Yuliyanto, tiba-tiba RSU Padma Lalita berhenti beroperasi sejak 2023.
“Informasi yang kami dapat, kalau tidak salah, ada sedikit permasalahan dengan BPJS Kesehatan. Tapi terkait pastinya karena apa, kita tidak tahu sampai kesana,” katanya.
Yuliyanto berharap, nantinya RS bisa kembali beroperasi.
Apalagi jika nanti ada investor yang membeli dan kembali dijadikan rumah sakit.
“Kita sangat bersyukur kembali. Sehingga masyarakat jika ingin berobat bisa lebih dekat dan transportasinya juga mudah,” ujarnya.
Lokasi RSU Padma Lalita cukup strategis karena berada di jalur alternatif Ngluwar-Mungkid-Muntilan.
Jalur ini selalu ramai, karena akses menuju Pasar Muntilan.
Sebelumnya diberitakan, sebuah rumah sakit (RS) di Kabupaten Magelang telah menjadi sorotan.
Sebab, melakukan phantom billing atau klaim palsu BPJS Kesehatan.
Kerugian yang ditanggung BPJS pun mencapai Rp 29 miliar.
Editor : H. Arif Riyanto