Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau Bantu Petani Tekan Biaya Produksi

RADARMAGELANG.ID, Mungkid- Pemerintah Kabuoaten Magelang mendorong petani untuk mengembangkan tanaman tembakau.
Mengingat, Magelang pernah menjadi salah satu sentra tembakau di Jawa Tengah.
Pada tahun 2025 luas lahan tanaman tembakau 3.797.4 hektare dengan produksi rajangan kering sebanyak 2227,156 ton .
Jumlah tersebut diharapkan meningkat seiring dengan pasar yang terjamin pada tahun depan.
Terlebih, pada 2027 Rokok HS menargetkan membeli tembakau petani sebanyak 1.000 ton.
Kepala Dinas Pertanian dan Pangan kabupaten Magelang Puji Lestari mengatakan mulai tahun ini pabrikan Rokok HS resmi mengadakan kesepakatan (MoU) dengan para petani mitra untuk menyerap hasil panennya.
Terutama dengan petani di wilayah Muntilan, Salam dan Ngluwar. Dengan jaminan pasar tersebut para petani semakin bersemangat untuk menanam.
“Kalau kita semangatnya bagaimana petani bisa meningkat kesejahteraannya. Nah ini sedang kita coba kembangkan untuk tembakau. Dulu kendala petani di pemasaran. Sekarang adanya MoU dengan Rokok HS, harapannya ada jaminan harga yang sesuai. Sehingga saling menguntungkan,” ungkapnya.
Pemkab Magelang mendukung keberlangsungan penananam tembakau petani ini dengan sejumlah bantuan.



