Advertisement
Advertisement
Advertisement

LDII Kabupaten Magelang Gelar Program Santri Kalong

R

LDII Kabupaten dan Kota Magelang menggelar media gathering.
LDII Kabupaten dan Kota Magelang menggelar media gathering.


Advertisement

RADARMAGELANG.ID, Mungkid--Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Magelang berkomitmen untuk menyukseskan visi dan misi Pemkab Magelang.

Ada delapan program pengabdian LDII untuk bangsa, di mana salah satunya melalui bidang pendidikan.

Sekretaris DPD LDII Kabupaten Magelang Arif Yulianto mengungkapkan, empat dari delapan program itu berfokus pada pembangunan sumber daya manusia, yaitu kebangsaan, dakwah, pendidikan, dan kesehatan.

Advertisement

“Empat program lainnya yakni ekonomi syariah, ketahanan pangan dan lingkungan hidup, teknologi digital, serta energi baru terbarukan,” bebernya.

Dikatakan, untuk program pendidikan, LDII Magelang melaksanakan pembinaan bagi generasi muda melalui tiga aspek, yaitu pendidikan agama, pendidikan umum, dan pendidikan karakter.

Dewan Penasehat LDII Kabupaten Magelang Modrik Santoso menambahkan, karakter religius dibentuk melalui pendidikan di pondok pesantren atau pengajian di majelis taklim, sedangkan karakter profesional melalui sekolah.

Advertisement

“Di dalamnya, ada kerja sama yang baik antara pengurus yayasan, kepala sekolah, guru, tenaga kependidikan, pamong, dan orangtua,” katanya.

Modrik mengatakan, melalui pondok pesantren tersebut, juga dilaksanakan program pendidikan karakter untuk anak-anak sekolah/mahasiswa, yaitu program santri kalong.

“Kami juga memiliki program santri kalong. Di mana, sekitar 500-800 generasi muda LDII Kabupaten Magelang setiap Sabtu sampai Minggu bermalam menjadi santri di pesantren,” jelasnya.

Ia mengungkapkan, generasi muda tersebut diberikan pendidikan agama dan karakter.

“Juga untuk meminimalkan generasi muda dari kegiatan yang berpotensi negatif di malam Minggu, sehingga turut mendukung mewujudkan Magelang yang aman dan nyaman,” ujar pria yang menjadi pengasuh Pondok Pesantren Sabillul Muttaqin ini. (rfk/aro)

 

Advertisement

Artikel Terkait

 Magic 2026, Pemkab Magelang Janji Tak Persulit Izin, Tapi Investor Wajib Berdayakan Warga

Magic 2026, Pemkab Magelang Janji Tak Persulit Izin, Tapi Investor Wajib Berdayakan Warga

Kabupaten Magelang tidak butuh investor yang cuma cari untung. Tapi butuh investor yang buka lapangan kerja, menggerakkan UMKM, dan bikin warga sekitar sejahtera.

Kebakaran Hutan dan Lahan di Gunung Sumbing Meluas Hingga Kabupaten Magelang

Kebakaran Hutan dan Lahan di Gunung Sumbing Meluas Hingga Kabupaten Magelang

Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) Gunung Sumbing di Kabupaten Wonosobo meluas ke lereng hingga wilayah Kabupaten Magelang, Rabu (21/10/2026).

Pemkab Magelang Mulai Kembangkan Sistem Keprotokolan Berbasis Digital

Pemkab Magelang Mulai Kembangkan Sistem Keprotokolan Berbasis Digital

Dua inovasi digital, BU-E DOLAN MAGELANG dan Si-PANDA, diluncurkan di Command Center Pusaka Gemilang, Senin (12/10/2026), untuk mengakhiri persoalan berkas tercecer, arsip hilang, dan koordinasi agenda pimpinan yang lamb

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer