RADARMAGELANG.ID, Magelang -Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Magelang mencatat masih ada warga yang menganggur.
Di sinilah partisipasi masyarakat dibentuk.
Mereka bisa mengusulkan nama-nama pengangguran di lingkungan tempat tinggal untuk mendapatkan kesempatan belajar di Balai Latihan Kerja (BLK).
Pengusulan nama itu bisa dilakukan melalui program Prodamai.
Pada 2026, tercatat 1.090 warga Kota Magelang diusulkan mengikuti pelatihan kewirausahaan.
Jumlah itu melampaui kuota yang tersedia.
Karenanya, Disnaker menggelar pelatihan secara bertahap.
Kepala Bidang Penempatan Tenaga Kerja dan Perluasan Kesempatan Kerja Disnaker Kota Magelang Sutino menyebutkan, masyarakat yang telah masuk angkatan kerja dibekali keterampilan agar bisa terserap di dunia kerja.
Harapan lebihnya adalah mampu menciptakan lapangan kerja sendiri.
“Itu yang pertama. Kedua, penempatan tenaga kerja ke industri,” jelasnya, Jumat (6/2/2026).
Pelatihan yang bisa diikuti oleh masing-masing peserta sangat beragam.
Bisa disesuaikan dengan minat yang ingin ditekuni.
Salah satu pelatihan yang cukup banyak diminati adalah desain grafis.
Pelatihannya baru saja dimulai untuk angkatan pertama.
Sedangkan tata boga sudah angkatan kedua.
Baru-baru ini, pihaknya juga melaksanakan kegiatan bersama dengan DPPKUM Kota Magelang.
Para peserta pelatihan barbershop diberi kesempatan untuk praktik langsung, mencukur pengunjung di pasar-pasar tradisional. Salah satunya di Pasar Kebonpolo.
“Kebetulan untuk bakti sosial ada pelatihan barbershop, mereka praktik dan mencukur gratis di pasar,” pungkasnya. (put/aro)
Editor : H. Arif Riyanto