RADARMAGELANG.ID, Temanggung – Wali Kota Magelang Damar Prasetyono ingin memastikan bahwa warga lokal tidak hanya menjadi “penonton” di kotanya sendiri. Sebaliknya, mereka harus menjadi bagian yang tak terpisahkan dari pembangunan daerah.
Karena itu, Damar mewajibkan setiap investor yang mendirikan bisnis di Kota Magelang untuk merekrut warga lokal menjadi karyawannya.
Sehingga keberadaan unit-unit bisnis di Kota Gethuk berdampak langsung pada peningkatan kesejahteraan masyarakat dan menurunkan angka pengangguran terbuka.
Salah satu proyek pembangunan yang ia kawal adalah mal dan hotel di kawasan alun-alun. Ia memastikan, bahwa manajemen mal dan hotel akan menggunakan tenaga lokal untuk mendukung jalannya bisnis mereka.
“Mal dan hotel ini akan membuka lapangan pekerjaan bagi anak-anak Kota Magelang, karena saya sudah berpesan, agar anak-anak kita diakomodasi, karena mereka (warga lokal) butuh lapangan pekerjaan, dan mereka (investor) menyanggupi,” ucapnya, Rabu (9/7/2025).
Dirinya berharap, masyarakat juga bersemangat untuk meningkatkan kompetensi, supaya mampu bersaing di pasar kerja. Dengan bekal kompetensi yang mumpuni, Damar yakin semakin banyak pula warga lokal yang terserap di dunia kerja.
“Berapa persennya tergantung uji kompetensinya, karena mereka (investor) punya standarisasi. Tapi intinya, yang akan diutamakan adalah putra-putra terbaik di Kota Magelang,” tandasnya.
Ia menambahkan, kehadiran mal dan hotel di kawasan alun-alun akan menambah daya tarik Kota Magelang.
Dirinya yakin, setelah mal dan hotel tersebut beroperasional, Kota Magelang akan semakin ramai. Imbas positif dari ramainya kota adalah terdongkraknya pendapatan asli daerah (PAD).
Damar senang, keberadaan mal dan hotel yang akan soft opening pada November mendatang itu mampu menghidupkan lahan mati lebih dari 30 tahun. Mal dan hotel tersebut berdiri di atas lahan bekas Bioskop Magelang Theater (MT).
“Kota Magelang akan menuju era yang mengikuti perkembangan zaman yang ada. Kota Magelang akan menjadi satelit dan center point di wilayah Kedu Raya dan sekitarnya,” tambahnya. (put/lis)
Editor : Lis Retno Wibowo