Berita Magelang Mungkid Temanggung Wonosobo Features Entertainment Olahraga Otomotif Lifestyle Kecantikan Travel Piknik Makan Enak Viral Pojok Kampung Khazanah Artikel Ilmiah

Kebun Raya Gunung Tidar Kota Magelang akan Direvitalisasi

Puput Puspitasari • Selasa, 1 Juli 2025 | 01:12 WIB

 

Kebun Raya Gunung Tidar akan direvitalisasi di area jalan masuk kawasan, perparkiran, dan pemenuhan zona wisata.   
Kebun Raya Gunung Tidar akan direvitalisasi di area jalan masuk kawasan, perparkiran, dan pemenuhan zona wisata.  

RADARMAGELANG.ID, Magelang – Kebun Raya Gunung Tidar akan direvitalisasi.

Upaya tersebut ditempuh Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Magelang untuk membuat Gunung Tidar makin memesona.

Kepala DLH Kota Magelang M Yunus menjelaskan, revitalisasi tersebut untuk area jalan masuk kawasan, perparkiran, dan pemenuhan zona wisata.

Yunus menyebut jika jalan masuk Gunung Tidar akan diperlebar, supaya leluasa digunakan untuk akses lalu lintas kendaraan wisata. Kemudian area parkiran atas akan diperkeras.

“Dan untuk zona wisata akan berfokus pada penataan wahana zona wisata religi, edukasi atau konservasi sumberdaya alam,” jelasnya kepada Jawa Pos Radar Magelang.

Diketahui, Gunung Tidar menjadi pusat spiritual karena memiliki beberapa makam penting. Di antaranya, makam Syekh Subakir, Kyai Sepanjang, Kyai Semar, dan makam warga keturunan Tionghoa.

Sementara itu, Kepala UPT Kebun Raya Gunung Tidar Amirul Nugraheni menambahkan, jika penataan juga dilakukan untuk menjaga ragam kekayaan hayati yang ada di Gunung Tidar.

Amirul menambahkan, Gunung Tidar memiliki keunikan karena dihuni sekitar 600-an monyet ekor panjang yang terbagi dalam tiga koloni.

“Mereka menguasai tiga zona. Di zona parkir, zona tengah, dan zona atas,” imbuhnya.

Monyet-monyet tersebut diklaim menjadi daya tarik bagi pengunjung.

Bahkan ketika pihaknya memberikan makanan berupa buah-buahan kepada koloni monyet ekor panjang, lanjut Yunus, hal itu bisa menjadi atraksi wisata.

Pemberian makan monyet dijadwalkan pukul 10.00 setiap harinya.

“Dan selama ini, monyet ini tidak mengganggu pengunjung. Hanya saja, ketika ada pengunjung yang interaksinya berlebihan, mereka bisa mengganggu,” ujarnya.

Agar tidak diserang monyet, dirinya mengimbau kepada pengunjung agar tidak membawa barang-barang yang mencolok atau menarik perhatian monyet.

Selain itu, tidak mengganggu kenyamanan monyet. Hal penting lain, tidak memberikan makanan berupa roti maupun jajanan kemasan kepada monyet. (put/aro)

 

Editor : H. Arif Riyanto
#DLH Kota Magelang #revitalisasi #dinas lingkungan hidup #Kebun Raya Gunung Tidar