Berita Magelang Mungkid Temanggung Wonosobo Features Entertainment Olahraga Otomotif Lifestyle Kecantikan Travel Piknik Makan Enak Viral Pojok Kampung Khazanah Artikel Ilmiah

Selama 2024, Terjadi 10.910 Kasus Stroke dan 27.815 Kasus Jantung, RSUD Tidar Kota Magelang Buka Layanan Cath Lab

Puput Puspitasari • Selasa, 13 Mei 2025 | 02:45 WIB
RSUD Tidar Kota Magelang menggelar seminar nasional bertajuk "Update Hospital Regulation and Advance Therapeutic for Stroke", Minggu (11/5/2025).
RSUD Tidar Kota Magelang menggelar seminar nasional bertajuk "Update Hospital Regulation and Advance Therapeutic for Stroke", Minggu (11/5/2025).

RADARMAGELANG.ID, Magelang - RSUD Tidar Kota Magelang sukses menghelat seminar nasional bertajuk "Update Hospital Regulation and Advance Therapeutic for Stroke", Minggu (11/5/2025).

Acara yang diikuti ratusan tenaga kesehatan (nakes) dari berbagai daerah ini menegaskan komitmen RSUD Tidar dalam memajukan dunia kesehatan, serta menjadikan rumah sakit sebagai destinasi wisata kesehatan.

Acara ini menghadirkan narasumber-narasumber berkompeten di bidangnya. Antara lain Dr dr Dodik Tugasworo P, SpN, SubsNIIOO (K), MH, merupakan Ketua Perhimpunan Dokter Spesialis Neurologi Indonesia. Kemudian Prof Dr dr Ismail Setyopranoto SpN, Subsp.NIIOO, seorang guru besar ilmu penyakit syaraf (Neurologi) FK-KMK UGM. Serta dr Gregorius Virgianto Arpuji Anggoro Putro, AAP, MHEP, dari BPJS Kesehatan.

Sementara itu, Wali Kota Magelang Damar Prasetyono hadir sebagai pembicara kunci, dan Wakil Wali Kota Magelang dr Sri Harso, Makes, SpS, sekaligus menjadi pemateri perwakilan Dewan Pendidikan dan Pelatihan ARSADA pusat. 

Baca Juga: RSUD Tidar Kota Magelang Akan Menggelar Seminar Stroke Tingkat Nasional, Akan Dihadiri Direktur Utama BPJS Kesehatan

Plt Direktur RSUD Tidar Kota Magelang dr Junaidi Wibawa, Sp.PK, menjelaskan, seminar ini menjawab kebutuhan masyarakat dan tantangan penanganan penyakit stroke yang jumlah pasiennya kian hari meningkat.

Bahkan telah menyerang usia muda. Karena itu, RSUD Tidar mengadakan seminar dan membuka layanan cath lab yang fokus pada fasilitas subspesialistik yang mendukung prosedur diagnostik dan intervensi pada jantung dan pembuluh darah, seperti angiografi dan pemasangan stent, guna menangani kasus penyakit jantung dan stroke secara komprehensif.

Wakil Wali Kota Magelang dr Sri Harso, Makes, SpS, sekaligus menjadi pemateri perwakilan Dewan Pendidikan dan Pelatihan ARSADA pusat.
Wakil Wali Kota Magelang dr Sri Harso, Makes, SpS, sekaligus menjadi pemateri perwakilan Dewan Pendidikan dan Pelatihan ARSADA pusat.

"Kami ingin memberikan kualitas pelayanan yang maksimal kepada masyarakat," ujarnya.

Dokter spesialis neurointervensi RSUD Tidar Kota Magelang sekaligus narasumber, dr Luthfi Hanityo, SpN, Subsp, NIIOO(K), menambahkan, jumlah rata-rata penambahan pasien stroke kategori baru setiap tahun bertambah 1.400-an.

Sementara pasien stroke yang mengakses layanan setiap hari sekitar 50 orang. 

"Kami juga telah melakukan tindakan DSA (Digital Subtraction Angiography) untuk 8 pasien," imbuhnya. 

Selain itu, data dari RSUD Tidar menunjukkan bahwa pada tahun 2024, terdapat 10.910 kasus stroke dan 27.815 kasus penyakit jantung di Kota Magelang. 

Dokter Luthfi menambahkan, layanan cath lab RSUD Tidar saat ini masih terbatas untuk pasien umum.

Namun sebentar lagi akan bisa melayani pasien dengan penjaminan BPJS Kesehatan. 

"Tahapannya tinggal selangkah lagi," tambahnya. 

Baca Juga: RSUD Tidar, Disdukcapil dan DPUPR Raih Magelang Innovation Award 2024

Sementara itu, Dr dr Dodik Tugasworo P, SpN, SubsNIIOO (K), MH, mengungkapkan faktor pencetus bertambahnya kasus stroke karena pola hidup yang salah, seperti mengonsumsi makanan kurang sehat. Stroke juga dipicu oleh penyakit hipertensi yang tidak terkelola dengan baik. 

"Sarana dan prasarana (di Indonesia) juga masih kurang. Obat trombolisis (pemecah gumpalan darah yang menyumbat pembuluh darah) juga belum terdistribusi dengan baik di fasilitas kesehatan," tandasnya. 

Di lain sisi, ketersediaan dokter saraf di Indonesia masih kurang. Sampai dengan saat ini, jumlah dokter saraf hanya ada 2.700.

"Dan kami akan mencapai 3.500-4.000-an dokter saraf di tahun 2030. Kalau jumlahnya segitu, artinya sudah menyebar (di seluruh penjuru Indonesia)," jelasnya. 

Ia mengapresiasi lompatan RSUD Tidar yang telah membuka layanan cath lab.

Inovasi layanan ini melengkapi jumlah layanan cat lab di Indonesia yang masih terbatas.

Ia optimistis layanan cath lab ini akan membuat RSUD Tidar memiliki layanan kesehatan paripurna. 

"Saya harap tidak hanya RSUD Tidar yang punya cath lab, tapi diikuti rumah sakit lainnya, karena prinsip penanganan stroke, semakin cepat, semakin baik," tandasnya. 

Dalam kesempatan ini, Wali Kota Magelang Damar Prasetyono menambahkan, seminar ini merupakan langkah nyata dalam merealisasikan Magelang Bergaung.

Sebuah klaster program unggulan yang dirancang untuk mengangkat nama Kota Magelang ke kancah nasional, bahkan internasional. 

Ia menyadari penanganan stroke di Indonesia menghadapi banyak persoalan.

Terkadang bukan terletak pada ilmu atau kompetensi tenaga medis, melainkan pada kerumitan regulasi, keterbatasan tenaga kesehatan, serta belum meratanya akses terhadap teknologi dan fasilitas layanan.

"Melalui seminar ini, kita semua dapat menyatukan persepsi dan pemahaman mengenai regulasi rumah sakit yang mendukung penanganan stroke yang lebih baik, serta mengeksplorasi berbagai terapi canggih yang telah diterapkan RSUD Tidar," imbuhnya. 

Sebagai rumah sakit terbaik di Kedu, RSUD Tidar Kota Magelang bertransformasi menjadi rumah sakit dengan pelayanan menyeluruh.

Baca Juga: RSUD Tidar Kota Magelang Siap Jadi Pusat Rujukan Layanan Jantung

Damar meluncurkan berbagai program unggulannya. 

Di antaranya, layanan cath lab di RSUD Tidar untuk penyakit stroke dan jantung secara cepat dan tepat.

Kemudian layanan pengantaran obat bagi pasien lansia dan disabilitas.

Lalu poliklinik spesialis buka sore, penyediaan minuman sehat gratis di ruang poliklinik sebagai edukasi menerapkan pola hidup sehat. 

Layanan primer juga diperluas dengan puskesmas buka sampai sore.

Tidak kalah penting, pihaknya menghadirkan layanan home care untuk lansia dan disabilitas. 

Ketua DPRD Kota Magelang Evin Septa Haryanto menegaskan, DPRD akan memberikan dukungan penuh untuk RSUD Tidar.

"Kita dukung, karena ini untuk kepentingan masyarakat," tandasnya. (put/aro)

 

Editor : H. Arif Riyanto
#stroke #jantung #RSUD Tidar Kota Magelang #seminar nasional #Sri Harso #Wali Kota Magelang Damar Prasetyono