RADARMAGELANG.ID, Magelang – Sebanyak 714 penyandang disabilitas Kota Magelang masuk dalam daftar pemilih tetap (DPT) pada Pemilu 2024. Mereka terdiri atas 341 difabel fisik, 22 intelektual, 239 mental, 54 sensorik wicara, 15 sensorik rungu, dan 43 sensorik netra. Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Magelang berjanji akan menyediakan tempat pemungutan suara (TPS) yang ramah bagi kebutuhan mereka.
“Persiapan kami, TPS akan dibuat mudah dijangkau oleh pemilih difabel. Semoga layanan kami dapat memenuhi kebutuhan pemilih difabel,” jelas Ketua KPU Kota Magelang Misbachul Munir dalam kegiatan Focus Group Discussion bersama komunitas disabilitas di Rumah Makan Kebon Semilir, Rabu (22/11/2023).
Ia menjelaskan, bilik suara untuk disabilitas tidak dibedakan dengan pemilih lainnya. Hanya ada penambahan alat bantu berupa template braille. Selain itu, ada pendampingan dari petugas maupun keluarga. Pendampingan sesuai dengan kenyamanan pemilih, boleh dari petugas atau keluarga.
“Alat bantu braille untuk kertas suara pemilihan presiden dan wakil presiden. Untuk pemilihan anggota DPR baik provinsi maupun RI tidak pakai braille, karena kertasnya terlalu lebar. Jadi, nanti pendamping ada mekanismenya sendiri untuk tetap menjaga kerahasiaan berupa surat pernyataan,” paparnya.
Salah satu penyandang disabilitas sensorik netra Mukiran, warga Tidar Campur mengaku, tidak ada kendala selama lima kali ikut coblosan. Ia selalu dibantu oleh keluarga, terutama anak – anaknya. Informasi mengenai pasangan calon (paslon), ia dapatkan lewat mendengarkan televisi untuk mengetahui visi misi dan rekam jejak para paslon. Ia juga berharap pemilu tahun ini berlangsung damai tanpa adanya permusuhan.
“Sebenarnya harus kita yang aktif, jangan hanya diam, ibarat anak kecil jangan disuapin terus. Kita pemilih cerdas harus aktif,” katanya. (mg22/put/aro)
Editor : H. Arif Riyanto