RADARMAGELANG.ID, Magelang—Prestasi gemilang Polisi Wanita (Polwan) Indonesia Briptu Renita Rismayanti, mencuri perhatian dunia dengan meraih penghargaan United Nations Woman Police Officer of the Year Award tahun 2023 atau Polisi Wanita Terbaik 2023 dari Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).
Penghargaan tersebut diberikan dalam upacara di Markas Besar PBB di New York pada 16 November 2023 lalu, sebagai penghargaan atas kontribusi luar biasa Briptu Renita dalam menjalankan tugasnya di misi perdamaian dunia.
Sosoknya pun mulai menjadi perhatian dan membuat publik penasaran.
Belakangan diketahui, Renita ternyata merupakan alumni SMA Negeri 1 Kota Magelang.
Tentu saja, penghargaan yang diterima itu juga membanggakan bagi SMAN 1 Kota Magelang. Renita tercatat sebagai lulusan SMAN 1 Kota Magelang tahun 2014. Sejak SMA, Renita aktif dalam ekstrakurikuler English Speaking Club atau ESC.
"Jelas tahu (alumni SMAN 1 Kota Magelang), kebetulan saya mengenal lumayan agak dekat dengan Renita. Saya mengajar Renita, saya juga pembina ekstrakurikuler waktu itu. Jadi waktu itu, saya pembina ekstra adalah ESC (English Speaking Club)," kata Guru Bahasa Inggris SMAN 1 Kota Magelang Hesti Wulandari.
Dalam ESC tersebut, Renita tercatat sebagai salah satu pengurus. Selain itu, dia berperan aktif dalam kemajuan ESC.
"Dia termasuk salah satu speaker yang bagus juga, sehingga ikut pelatihan debat, meskipun ketika lomba bukan dia yang maju, tapi dia sparing-nya," jelasnya.
Hesti mengajar Renita saat duduk di kelas XII. Meski demikian, sejak kelas X, ia telah mengenalnya karena aktif di ekstra tersebut.
"Renita itu aktif nggak hanya di ESC saja, tapi juga di paduan suara. Jadi, ketika awal masuk polisi bertugas di humas (Polda Jateng), kita langsung bilang yo pas (cocok)," ujar Hesti.
"Anaknya cantik, pintar, terus komunikasinya juga bagus. Saya nggak nyangka kalau dia sampai (bertugas) di Afrika Tengah, itu yang di luar prediksi kami. Ternyata dia jauh melaju sampai ke luar negeri yang membuat kami bangga dan sekaligus luar biasa, anak pekerja keras," katanya.
Hal senada disampaikan Guru Bahasa Jawa, Dian Puspita. Ia mengajar Renita sejak kelas X.
"Renita basic bukan asli Jawa, dia ada kesulitan tertentu, tapi dia mau berusaha. Kebetulan saya menjadi staf kesiswaan terkadang bareng-bareng sama Bu Hesti kalau ada lomba-lomba, latihan sebentar menunggui. Saya tahu sepak terjangnya Renita ketika ada di ESC," kata Dian.
"Pertama kali tahu Renita (dapat penghargaan). Yang saya hubungi Bu Hesti," ujarnya.
Baik Hesti maupun Dian menyampaikan, saat Renita masuk SMAN 1 Kota Magelang belum ada sistem zonasi. Untuk itu, seleksi masih menggunakan NEM (Nilai Ebtanas Murni) dan tes.
"Seleksi pakai NEM dan tes. Selain NEM, kita pakai tes (anak-anak terpilih)," ujarnya.
Berikut ini profil Briptu Renita Rismayanti
- Briptu Renita Rismayanti wanita kelahiran Magelang pada 28 Oktober 1996. Saat ini, berusia 27 tahun, Renita telah mencapai pangkat Brigadir Polisi Satu (Briptu). Kiprahnya dalam kepolisian dimulai sebagai petugas informasi publik pada tahun 2014, menunjukkan dedikasinya sejak awal karier.
- Renita tercatat sebagai lulusan SMAN 1 Kota Magelang tahun 2014.
- Renita tidak hanya memiliki pengalaman dalam berbagai bidang, seperti pelatihan, administrasi, dan logistik, tetapi juga tergabung dalam Divisi Hubungan Internasional (Divhubinter) di bawah kepemimpinan Irjen Pol Krishna Murti. Selain itu, kemampuannya dalam berbahasa daerah dan asing, serta keterampilan di bidang teknologi dan data, membuatnya menjadi sosok yang berkualitas dan beragam.
- Dalam misi perdamaian PBB, Renita menjalankan peran sebagai Petugas Database Kejahatan di Misi Stabilisasi Terintegrasi Multidimensi PBB di Republik Afrika Tengah (MINUSCA). Tugasnya mencakup pengembangan desain dan basis data kriminal dan gangguan publik di wilayah tersebut. Briptu Renita berhasil menyusun sistem yang tidak hanya membantu polisi setempat tetapi juga mendukung pasukan keamanan negara untuk merencanakan operasi dengan lebih efektif, memetakan titik-titik rawan kejahatan dan kekacauan di Republik Afrika Tengah.
- Penghargaan sebagai Polwan Terbaik PBB 2023 menjadi bukti nyata bahwa Briptu Renita Rismayanti bukan hanya seorang polisi yang berdedikasi, tetapi juga seorang pemimpin dan inovator dalam bidang keamanan internasional. Prestasinya yang gemilang tidak hanya membanggakan Indonesia, tetapi juga memberikan inspirasi bagi generasi muda, khususnya perempuan, untuk mengejar cita-cita mereka tanpa batasan. (aro)
Editor : H. Arif Riyanto