Advertisement
Advertisement
Advertisement

Dari Berlin ke Borobudur: Langkah Ganjar yang Tak Putus di Dunia Lari

R
Mantan Gubernur Jateng Ganjar Pranowo bersama istri, ikut lari dan sapa warga Kabupaten Magelang di event Borobudur Marathon, Minggu (16/11).
Mantan Gubernur Jateng Ganjar Pranowo bersama istri, ikut lari dan sapa warga Kabupaten Magelang di event Borobudur Marathon, Minggu (16/11).

RADARMAGELANG.ID, Mungkid— Di antara ribuan peserta lari dari berbagai negara. Ganjar Pranowo dan istrinya, Siti Atikoh kembali hadir sebagai peserta lari di ajang Borobudur Marathon, Minggu (16/11/2025).


Advertisement

Banyak yang terkejut melihat pasangan itu kembali hadir di ajang lari tanah air.

"Kami senang bisa ikut lagi. Suasananya selalu menyenangkan,” ujar Ganjar dengan senyum lebar.

Ganjar kembali menunjukkan konsistensinya menekuni olahraga lari setelah sukses menyelesaikan Maybank Bali Marathon dan BMW Berlin Marathon 2025 di Jerman.

Advertisement

Ia mengaku terus menjaga ritme latihan agar tetap bugar mengikuti berbagai event lari.

“Saya ikut 21K," ujarnya.

Ia mengatakan ingin menikmati suasana tanpa tekanan waktu.

Advertisement

Banyak peserta menyambut keputusannya itu dengan antusias.

“Lari itu bikin badan sehat dan pikiran tenang,” kata Ganjar saat ditanya peserta mengenai rutinitas olahraganya.

Saat ditanya kesan tentang Borobudur Marathon, tentu saja event ini bukan event yang asing bagi mantan Gubernur Jawa Tengah itu.

Ia pernah mengawal perkembangan event ini hingga dikenal luas di Indonesia.

"Sejak awal Borobudur Marathon, saya coba mendampingi terus agar event Borobudur Marathon ini menjadi event internasional," katanya.

Tidak hanya mengangkat olahraga lari, lanjut Ganjar, tapi juga sport tourism.

"Hari ini mulai menunjukkan hasil luar biasa. Runners (dari berbagai negara) datang ke sini. Ini kesempatan baik bagi Kota Magelang untuk menyiapkan diri dengan baik," ungkap dia.

Kehadirannya langsung menyita perhatian pengunjung.

Banyak peserta menghampiri dan mengajaknya berfoto.

Ganjar terlihat ramah menanggapi permintaan itu.

“Semoga besok semua lancar,” ucapnya sambil melambaikan tangan.

Dalam kesempatan itu, ribuan pelari dari berbagai daerah telah memadati Kota "Seribu Bunga" sejak sehari sebelumnya.

Mereka datang untuk menikmati rute eksotis yang berpadu dengan pemandangan Candi Borobudur dalam event pada Minggu, 16 November 2025, dengan tema "Stride to Glory". Event ini menawarkan tiga kategori lomba: 10K, Half Marathon (21K), dan Full Marathon (42K).

“Semoga semua pelari menikmati pengalaman baru. Lari itu bukan hanya soal waktu, tapi soal cerita,” ujar Ganjar sebelum meninggalkan area racepack. (rfk)

Advertisement

Artikel Terkait

Kecelakaan di Depan Terminal Secang Magelang, Truk Sundul Truk, Kaki Sopir Terjepit Kabin 

Kecelakaan di Depan Terminal Secang Magelang, Truk Sundul Truk, Kaki Sopir Terjepit Kabin 

Diduga kurang konsentrasi sebuah truk dengan plat nomor H 8067 ME menabrak bagian belakang truk dump pasir bernomor polisi H 8060 QE di Jalan Magelang-Semarang, tepatnya di depan Terminal Secang, Kamis (8/10/2026).

Inilah Pesona 5 Kota di Jawa Tengah

Inilah Pesona 5 Kota di Jawa Tengah

Jawa Tengah selalu punya daya tarik sendiri buat siapa saja yang singgah. Bukan cuma karena warganya yang terkenal ramah, provinsi ini juga punya banyak kota dengan keunikan, sejarah, dan ciri khas yang seru buat dibahas

Jelajah Kuliner Muntilan Magelang ala Youtuber Melki Bajaj

Jelajah Kuliner Muntilan Magelang ala Youtuber Melki Bajaj

Muntilan seringkali dilirik sebagai jalur lintasan antara Magelang dan Yogyakarta. Kecamatan kecil di Kabupaten Magelang ini sempat menjadi lokasi syuting film “Gadis Kretek” pada bulan Agustus 2022 lalu.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer