RADARMAGELANG.ID -- Pernah nggak di saat notifikasi ponsel begitu ramai, tapi entah kenapa di hati kamu hanya mengharapkan satu nama tertentu yang muncul? Rasanya seperti pesan lain cuma lewat begitu saja, seakan nggak penting. Fenomena ini sebenarnya sangat wajar lho, bahkan ada penjelasan psikologisnya. Yuk, simak bahasannya berikut ini lebih dalam.
1. Otak Kita Suka dengan " Reward" yang Tidak Pasti
Dalam psikologis, menunggu chat dari seseorang sama seperti bermain game dengan hasil yang tidak bisa ditebak. Otak kita mengeluarkan dopamin, yaitu hormon "senang", ketika mengharapkan pesan itu datang. Justru ketidakpastian inilah yang membuat perasaan semakin intens, karena kita ketidaktahuan kita akan kapan dan bagaimana balasan orang itu. Hal ini yang membuat notifikasi yang datang dari ini akan terasa lebih spesial daripada notifikasi lainnya.
2. Bukan Sekadar Teks Biasa, Chat Ini Bentuk Koneksi Emosional
Saat sedang mengobrol dengan seseorang yang sefrekuensi, pasti obrolan yang sederhana pun rasanya hangat. Chat ini sebagai media seseorang untuk didengar, dihargai, dan dipahami. Dalam teori kebutuhan sosial, manusia memang membutuhkan keterhubungan untuk bisa merasa aman. Oleh karena itu, sangat wajar jikalau obrolan dengan orang tertentu dapat dirasa jauh lebih bermakna daripada ratusan chat yang lain.
3. Rasa Kangen Itu Bukan Selalu Cinta
Kadang hanya dengan menunggu chat dari seseorang sering dianggap dengan suatu tanda jatuh cita. Padahal tidak selalu begitu, mungkin saja kita hanya kangen sensasi mempunyai seorang teman yang nyambung untuk mengobrol, bukan perasaan romantis. Memang bedanya tipis, namun penting untuk kita kenali agar kita tidak menyalahpahami perasaan sendiri. Terkadang yang kita rindukan bukanlah orangnya, sebaliknya yaitu rasa tenang yang biasanya muncul saat mengobrol dengannya.
4. Bahaya Kalau Menjadi Ketergantungan
Menunggu chat memanglah wajar, akan tetapi dapat menjadi beban apabila berlebihan. Perasaan gampang gelisah, gampang bad mood akan kita rasakan, bahkan yang lebih parah dapat kehilangan fokus pada ke aktivitas lain. Ini merupakan tanpa kita memberikan "kuasa" yang begitu besar terhadap seseorang yang dengan kemungkinan kehadirannya tidak selalu sesuai dengan yang kita harapkan.
5. Cara Mengelola Supaya Tetap Sehat
Pertama kita harus mulai mengalihkan fokus pada diri kita, dengan melakukan hal-hal yang produktif seperti membaca buku, menonton film, atau melakukan eksplorasi hobi. Kita perlu menyadari bahwa validasi utama itu datang dari diri kita sendiri, berharganya diri kita bukan karena ada atau tidaknya chat dari orang tertetu. Selain hal-hal itu, kita perlu membangun koneksi yang lebih luas, jangan mengantungkan kebutuhan sosialmu hanya pada satu orang, bertemanlah dengan lebih banyak orang agar memberi keseimbangan pada kita. Kemudian yang terakhir yaitu, perlunya melatih diri untuk tetap tenang akan ketidakpastian, tidak semua orang dapat konsisten setiap waktu, itu sangatlah wajar.
Menunggu chat dari seseorang tertentu memanglah sudah menjadi bagian alami dalam kehidupan sosial kita. Itu adalah tanda akan diri kita yang masih bisa merasakan keterhubungan, masih memiliki kepedulian, dan masih mempunyai ruang dlam keintiman emosional. Akan tetapi kita juga tidak boleh lupa apabila hidup kita harus tetap berjalan, meski saat notifikasi dari dia tak kunjung muncul juga. (mg8)
Editor : H. Arif Riyanto