27.7 C
Magelang
Saturday, 1 April 2023

Susun Buku Pendamping BIPA Pariwisata

RADARMAGELANG.ID, Semarang – Balai Bahasa Provinsi Jawa Tengah mengadakan bimbingan teknis (bimtek) tahap I Penyusunan Buku Pendamping BIPA Bermuatan Pariwisata Jawa Tengah. Acara digelar 3 hari (6-8/2023) di aula Ciptomangunkusumo, Balai Bahasa Provinsi Jawa Tengah.

Kepala Balai Bahasa Provinsi Jawa Tengah, Dr. Syarifuddin, M.Hum.,  mengatakan salah satu program prioritas Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa adalah penginternasionalan bahasa Indonesia. Salah satu cara penginternasionalan bahasa Indonesia tersebut dilakukan oleh Kelompok Kepakaran dan Layanan Profesional (KKLP) BIPA yang memfasilitasi pengajar dan pegiat BIPA dalam mengembangkan program-program BIPA.

“Kegiatan ini bertujuan menambah dan memperkaya bahan ajar BIPA muatan lokal. Khususnya tentang pariwisata di Jawa Tengah. Buku yang dihasilkan berjumlah dua buah, berupa buku lisan (menyimak dan berbicara) dan buku tulis (membaca dan menulis),” ujar Syarifuddin saat membuka acara di aula Cipto Mangunkusumo, Balai Bahasa Provinsi Jawa Tengah (6/3/2023).

Syarifuddin menjelaskan penyusun buku ini terdiri atas 20 orang pengajar BIPA dari 20 perguruan tinggi di Jawa Tengah. Antara lain, Universitas Diponegoro, Universitas Sebelas Maret Surakarta, Universitas Jenderal Soedirman, Universitas Muhamadiyah Purwokerto, Universitas Kristen Satya Wacana Salatiga, Universitas Tidar Magelang.

Kegiatan tersebut menghadirkan enam pengajar profesional di bidangnya. Yakni Prof. Cahyo Yusuf, M.Pd. (Untidar Magelang), Tanti Apriani, M.M.Par. (Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata Jawa Tengah), Drs. Muh. Muzakka, M.Hum. (Undip), Dr. Wati Istanti, M.Pd. (Unnes), Dr. Kundharu Saddhono, M.Hum. (UNS), dan Eko Widiyanto, M.Pd. (UIN Walisongo).

- Advertisement -

Para pengajar memberikan materi penyusunan buku BIPA tentang pariwisata. Sementara itu, Koordinator Kelompok Kepakaran dan Layanan Profesional Bahasa Indonesia untuk Penutur Asing (KKLP BIPA), Citra Aniendita Sari, M.Hum., menyatakan bimtek direncanakan dalam dua tahap. Pada tahap pertama akan dilakukan penyusunan draf dan naskah tulisan. “Adapun tahap kedua akan dilakukan validasi dan uji coba ke pemelajar asing dan tenaga kerja asing yang akan diselenggarakan pada Mei 2023. Kegiatan itu akan dilanjutkan dengan peluncuran dan diseminasi buku pendamping BIPA di Jawa Tengah,” kata Citra. (rls/lis)

RADARMAGELANG.ID, Semarang – Balai Bahasa Provinsi Jawa Tengah mengadakan bimbingan teknis (bimtek) tahap I Penyusunan Buku Pendamping BIPA Bermuatan Pariwisata Jawa Tengah. Acara digelar 3 hari (6-8/2023) di aula Ciptomangunkusumo, Balai Bahasa Provinsi Jawa Tengah.

Kepala Balai Bahasa Provinsi Jawa Tengah, Dr. Syarifuddin, M.Hum.,  mengatakan salah satu program prioritas Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa adalah penginternasionalan bahasa Indonesia. Salah satu cara penginternasionalan bahasa Indonesia tersebut dilakukan oleh Kelompok Kepakaran dan Layanan Profesional (KKLP) BIPA yang memfasilitasi pengajar dan pegiat BIPA dalam mengembangkan program-program BIPA.

“Kegiatan ini bertujuan menambah dan memperkaya bahan ajar BIPA muatan lokal. Khususnya tentang pariwisata di Jawa Tengah. Buku yang dihasilkan berjumlah dua buah, berupa buku lisan (menyimak dan berbicara) dan buku tulis (membaca dan menulis),” ujar Syarifuddin saat membuka acara di aula Cipto Mangunkusumo, Balai Bahasa Provinsi Jawa Tengah (6/3/2023).

Syarifuddin menjelaskan penyusun buku ini terdiri atas 20 orang pengajar BIPA dari 20 perguruan tinggi di Jawa Tengah. Antara lain, Universitas Diponegoro, Universitas Sebelas Maret Surakarta, Universitas Jenderal Soedirman, Universitas Muhamadiyah Purwokerto, Universitas Kristen Satya Wacana Salatiga, Universitas Tidar Magelang.

Kegiatan tersebut menghadirkan enam pengajar profesional di bidangnya. Yakni Prof. Cahyo Yusuf, M.Pd. (Untidar Magelang), Tanti Apriani, M.M.Par. (Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata Jawa Tengah), Drs. Muh. Muzakka, M.Hum. (Undip), Dr. Wati Istanti, M.Pd. (Unnes), Dr. Kundharu Saddhono, M.Hum. (UNS), dan Eko Widiyanto, M.Pd. (UIN Walisongo).

Para pengajar memberikan materi penyusunan buku BIPA tentang pariwisata. Sementara itu, Koordinator Kelompok Kepakaran dan Layanan Profesional Bahasa Indonesia untuk Penutur Asing (KKLP BIPA), Citra Aniendita Sari, M.Hum., menyatakan bimtek direncanakan dalam dua tahap. Pada tahap pertama akan dilakukan penyusunan draf dan naskah tulisan. “Adapun tahap kedua akan dilakukan validasi dan uji coba ke pemelajar asing dan tenaga kerja asing yang akan diselenggarakan pada Mei 2023. Kegiatan itu akan dilanjutkan dengan peluncuran dan diseminasi buku pendamping BIPA di Jawa Tengah,” kata Citra. (rls/lis)

Artikel Terkait

POPULER

Terbaru

Enable Notifications OK No thanks