RADARMAGELANG.ID, Amerika Serikat – Layanan cloud hosting Amazon Web Services (AWS) sempat down akibat pemadaman layanan internet.
Pemadaman ini menyebabkan beberapa gim, penerbit, platform streaming, layanan perbankan, hingga aplikasi terkenal lainnya mengalami gangguan dan tidak dapat digunakan oleh pengguna di seluruh dunia.
Melansir dari NBC News, gangguan ini mempengaruhi pengguna berbagai situs dan layanan, mulai dari Snapchat, Roblox, Canva, Fortnite, Amazon, Duolingo, Twitch, Zoom, Perplexity, Reddit, McDonald’s, Delta Airlines, American Airlines, dan lain-lain.
Terlebih lagi, beberapa perusahaan seperti Halifax, Lloyds, HRMC, dan Bank of Scotland yang bergerak di bidang jasa keuangan di mana mengandalkan server berbasis cloud untuk menyimpan data mereka tiba-tiba terganggu. Hal ini membuat pihak bank kesulitan dalam menjalankan layanan mereka sehingga permintaan nasabah tidak dapat terpenuhi.
Pihak AWS melaporkan gangguan ini pada pukul 3:11 pagi ET dengan mengatakan bahwa mereka sedang menangani masalah operasional yang mempengaruhi 14 layanan berbeda di pusatnya yang terletak di Virginia Utara, wilayah Amerika Serikat Timur-1.
AWS menjelaskan bahwa gangguan bermula dari kesalahan pada jaringan internal Elastic Compute Cloud (EC2) Amazon yang mempengaruhi layanan DynamoBB, SQS, Amazon Connect, dan AWS.
“Akar permasalahannya adalah subsistem internal yang bertanggung jawab untuk memantau kesehatan penyeimbang beban jaringan kami,” kata AWS melalui pernyataannya pada pukul 11.43 ET, dikutip dari NBC News, Senin (20/10/2025).
Melansir dari BBC, penyebab gangguan ini disebabkan oleh adanya pemadaman layanan internet ini berasal dari klaster AWS di Virginia Utara yang dikenal sebagai US-EAST-1 merupakan penyedia cloud terbesar di dunia. Pemadaman ini adalah ketiga kalinya dalam lima tahun terjadi pemadaman internet besar yang berasal dari pusat data Virginia Utara.
Sementara itu, menurut para ahli, sistem Nama Domain (DNS) dinilai menjadi penyebab gangguan tersebut. Diibaratkan seperti “buku telepon” internet, DNS dapat melumpuhkan seluruh aplikasi dan layanan apabila resolusi nama domainnya berhenti berfungsi.
Melansir dari CNN, setelah menemukan solusi penyebab masalah konektivitas internet, Amazon menyatakan pada Senin sore kemarin bahwa mereka memiliki rencana untuk memperbaiki sistem yang menyebabkan pemadaman tersebut dan telah berhasil dilakukan.
“Amazon Web Services (AWS) kini melihat konektivitas dan pemulihan API untuk layanan AWS,” kata perusahaan itu, dikutip dari CNN, Senin (20/10/2025).
Amazon telah mengambil langkah-langkah tambahan untuk membantu sistemnya pulih. Mereka juga menyatakan sedang berupaya agar perusahaan dapat membuat instans baru Elastic Compute Cloud (EC2), sebuah mesin virtual yang memungkinkan pelanggan membangun aplikasi berbasis cloud. Sebelumnya, telah dibatasi oleh Amazon untuk membantu mengatasi masalah yang lebih luas.
Akhirnya, setelah pemadaman selama 15 jam, layanan AWS telah kembali beroperasi normal. AWS mengatakan bahwa masalah teknis terakhir telah diperbaiki dan pihaknya akan memberikan rincian lengkap mengenai penyebab dan cakupan pemadaman dalam waktu dekat. (mg1)
Editor : H. Arif Riyanto