Artikel Ilmiah Berita Entertainment Features Jateng Kecantikan Khazanah Lifestyle Magelang Makan Enak Mungkid Nasional Olahraga Otomotif Piknik Pojok Kampung Semarang Temanggung Travel Viral Wonosobo

Apa itu Fenomena Blood Moon?

Magang Radar Magelang • Senin, 8 September 2025 | 23:21 WIB
Fenomena gerhana bulan total atau disebut blood moon di malam hari
Fenomena gerhana bulan total atau disebut blood moon di malam hari

RADARMAGELANG.ID , Magelang – Tanggal 7 hingga 8 September 2025 merupakan hari di mana fenomena langka yaitu blood moon yang terjadi di langit Indonesia.

Penyebutan blood moon awalnya populer di Amerika oleh astronom amatir dan media massa.

Banyak orang di luar juga yang menyebut fenomena gerhana bulan total sebagai blood moon.

Hal ini karena saat blood moon, cahaya pada bulan tampak jingga ke merah-merahan seperti darah.

Namun, secara ilmiah warna bulan saat terjadi gerhana bulan total dapat bervariasi dari jingga hingga merah tua tergantung dengan kondisi atmosfer dan kualitas udara saat melihatnya.

Fenomena blood moon terjadi ketika posisi matahari dan bulan sejajar di satu garis yang lurus.

Hal ini membuat bulan masuk ke bayangan inti (umbra) bumi.

Melansir dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), saat puncak blood moon, bulan akan terlihat berwarna merah jika langit cerah.

Warna merah ini disebabkan oleh hamburan Rayleigh di atmosfer bumi.

Cahaya matahari yang menghalangi bulan dan melewati atmosfer bumi akan terhambur.

Hal ini membuat cahaya yang memiliki panjang gelombang pendek seperti biru menyebar lebih banyak. Sementara itu, cahaya dengan gelombang panjang seperti merah akan lolos dan mencapai atmosfer bumi, sehingga bulan tampak berwarna merah.

Baca Juga: Iphone 17 Air: Ingin Menjadi Iphone Tertipis yang Pernah Dibuat Apple?

Melansir dari Badan Riset dan Inovasi Nasional, fenomena blood moon terbagi menjadi beberapa fase yaitu fase penumbra, gerhana sebagian, dan gerhana bulan total. Kemudian, kembali lagi ke fase gerhana sebagian dan penumbra.

Blood moon yang terjadi saat ini dapat disaksikan di seluruh wilayah Indonesia dengan mata telanjang.

Fenomena blood moon ini berlangsung selama 1 jam 22 menit 56 detik.

Beberapa daerah di dunia seperti Australia, Eropa, Asia, dan Afrika dapat menyaksikan fenomena blood moon ini.

Namun, hanya di negara Asia Tenggara dan Timur yang hanya dapat menyaksikan seluruh fase fenomena blood moon dari awal hingga akhir. (mg1/aro)

Editor : H. Arif Riyanto
#Gerhana Bulan Total 2025 #gerhana bulan total hari ini #Fenomena Gerhana Bulan Total #Gerhana bulan 2025 #gerhana bulan total #gerhana bulan total 7 September 2025 #fenomena gerhana 2025 #blood moon #gerhana #gerhana bulan