RADARMAGELANG.ID—Kemajuan teknologi telah memudahkan para investor dan trader dalam melakukan aktivitas trading.
Bahkan saat ini, exchange menyediakan platform online dalam dua versi, yaitu melalui web trading yang digunakan melalui komputer desktop atau laptop, dan versi aplikasi yang digunakan lewat smartphone.
Kedua platform tersebut memiliki cara kerja dan fitur yang sama, perbedaannya hanya terletak dari ukuran visualnya saja.
Namun secara fitur sama, seperti aset crypto yang dijual, grafik pergerakan pasar, kemudahan penukaran uang crypto ke uang flat seperti ethereum to idr yang cepat.
Jadi, jika kamu ingin trading crypto, maka dapat disesuaikan dengan kebutuhannya saja.
Jika kamu ingin yang praktis dan bisa kapan saja, maka kamu bisa menggunakan aplikasi.
Tetapi jika kamu membutuhkan tampilan yang lebih besar, maka kamu bisa melakukan trading melalui desktop.
Gunakan aplikasi yang praktis, yang dapat digunakan baik melalui desktop maupun smartphone.
Salah satu aplikasi trading yang dapat digunakan pada dua platform adalah Pintu.
Aplikasi Pintu sudah memiliki banyak fitur yang mudah digunakan baik oleh pemula maupun profesional.
Dengan aplikasi Pintu, maka kamu dapat menikmati pengalaman perdagangan dan investasi crypto melalui fitur-fitur yang lengkap dan membantu, di antaranya adalah:
- Crypto Earn
Selain memperdagangkan aset crypto, aplikasi Pintu juga menawarkan fitur Crypto Earn di mana investor dapat memperoleh peluang dari aset crypto yang disimpan dengan opsi Flexi Earn (bunga dibayarkan setiap jam dan dapat ditarik 'kapan saja') atau Locked Earn (bunga lebih tinggi dan bunga terus diinvestasikan kembali)
- PTU Staking
Crypto staking adalah cara mendapatkan uang tanpa harus melakukan transaksi trading aset crypto dengan cara mengunci aset crypto di jaringan blockchain.
Dengan aplikasi ini kamu bisa mendapatkan uang non-tunai dengan mengunci token Pintu (PTU) di jaringan blockchain dan mendapatkan berbagai hadiah dan hadiah serta bunga atas saham kamu di PTU.
- Web3 Wallet
Dompet Pintu Web3 adalah wallet crypto yang dapat kamu gunakan untuk mengakses berbagai situs Web3 blockchain untuk perdagangan, perburuan airdrop, staking, permainan, dan NFT dari pilihan jaringan blockchain yang tersedia (Ethereum, Base, BNB Smart Chain, Linea, dll)
Lantas bagaimana cara trading crypto agar bisa mendapatkan peluang.
Trading merupakan salah satu metode yang dapat dimanfaatkan oleh pemilik aset untuk meraih peluang dari aset crypto yang mereka miliki.
Salah satu cara trading yang paling terkenal dan banyak diminati oleh trader adalah trading harian.
Apa sebenarnya trading harian dan bagaimana cara melakukannya?
Berikut beberapa penjelasan terkait dengan trading harian.
Trading Harian
Trading harian adalah strategi di mana trader masuk dan keluar dari posisi dalam hari yang sama, memanfaatkan volatilitas dan likuiditas yang ada di pasar crypto.
Umumnya, trader dapat membuka dan menutup posisi berkali-kali dalam satu hari, mengikuti pergerakan pasar untuk meraih peluang.
Meski demikian, pada dasarnya aset crypto memiliki harga yang terus bergerak.
Fluktuasi harga inilah yang bisa membuat trader atau investor mengalami kerugian.
Untuk mengatasi hal tersebut maka kamu membutuhkan pengetahuan dan strategi dalam trading harian.
Cara Trading Crypto Harian
Trading harian tentunya memiliki potensi kerugian untuk kamu.
Apalagi jika kamu tidak memiliki pengalaman dan kemampuan menganalisa teknikal maupun fundamental.
Untuk mendapatkan peluang, ada beberapa cara yang dapat kamu lakukan untuk trading harian di antaranya adalah:
- Manajemen Risiko
Langkah ini sangat penting untuk dilakukan.
Dalam manajemen risiko, kamu harus menentukan berapa jumlah aset yang ingin ditradingkan, berapa peluang yang ingin didapatkan, dan kerugian yang sanggup diterima.
- Analisis Teknis
Strategi selanjutnya adalah melakukan analisis teknis.
Di sini, kamu perlu mengetahui pergerakan harga pasar akan ke mana, apakah naik atau turun, berdasarkan pola-pola candlestick yang terbentuk.
Dengan cara ini, kamu akan mengetahui posisi apa yang harus diambil dan berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk menahan posisi tersebut agar bisa mendapatkan peluang yang ditargetkan.
- Lihat Berita dan Sentimen
Strategi ini mungkin kurang populer, tetapi akan sangat berguna jika kamu bisa memanfaatkannya.
Di sini, kamu perlu mengikuti berita-berita terkait ekonomi makro, geopolitik, atau tokoh-tokoh terkemuka.
Contoh yang jelas bisa dilihat dari berita-berita terkait Elon Musk yang memiliki sentimen positif terhadap Doge atau Shiba.
Ketika ada berita tentang Musk, harga kedua aset favoritnya seringkali naik, dan ini bisa dimanfaatkan untuk meraih peluang di trading harian.
Selain itu, kamu bisa melihat situs web yang mencoba melacak sentimen cryptocurrency, yang paling populer dengan menganalisis obrolan di Twitter.
Lebih banyak tweet positif tentang crypto berarti lebih banyak sentimen bullish, sementara lebih banyak tweet negatif berarti lebih banyak sentimen bearish.
- Range Trading
Range trading mengasumsikan harga cenderung bergerak dalam kisaran tertentu.
Menggunakan strategi ini melibatkan grafik candlestick serta level support dan resistance.
Trader mungkin membeli saat harga mencapai level support dan menjual saat harga mencapai level resistance, atau mereka mungkin melakukan short saat harga mencapai resistance dan menutup posisi short saat harga turun ke support.
- Scalping
Strategi ini bertujuan untuk meraih peluang dari pergerakan harga yang sangat kecil dalam waktu singkat.
Sering kali, ini memanfaatkan spread dalam bid-ask spread atau kesenjangan likuiditas.
Karena fokus pada pergerakan harga kecil, trader sering menggunakan leverage seperti margin atau kontrak berjangka untuk meningkatkan potensi mereka.
Namun, ini juga meningkatkan risiko kerugian, sehingga pengelolaan risiko menjadi sangat penting dalam strategi ini.
Mengingat scalping adalah metode yang cepat dan berisiko tinggi, strategi ini lebih cocok untuk trader yang sudah berpengalaman.
Tips Hindari Kerugian di Trading Crypto Harian
- Pasang Stop Loss
Trader pemula seringkali lupa untuk memasang stop loss, sehingga ketika harga bergerak berlawanan, mereka justru mengalami kerugian.
Oleh karena itu, sangat penting untuk memasang stop loss.
Dengan fitur ini, jika harga bergerak tidak sesuai prediksi, bursa akan menutup posisi trader secara otomatis, yang membantu meminimalkan kerugian.
Kerugian yang terjadi karena stop loss adalah kerugian yang dapat diterima, karena trader sudah menetapkan batas kerugian sebelum membuka posisi.
- Hindari Trading di Akhir Pekan
Menurut trader veteran Scott Melker, trading harian di akhir pekan kurang disarankan.
Hal ini karena harga sering berubah dan sangat tidak stabil, yang membuat prediksi menjadi sulit.
Data dari Coinmarketcap juga menunjukkan bahwa aset crypto seperti Bitcoin dan Ethereum sering mengalami penurunan saat akhir pekan.
- Jangan Trading Berlebihan
Segala sesuatu yang berlebihan tidak baik.
Ini juga berlaku dalam trading crypto, sehingga penting untuk memiliki manajemen risiko agar dapat menghindari situasi ini.
Jika sudah meraih peluang dan sesuai target, sebaiknya berhenti trading.
Jika mengalami kerugian, lebih baik istirahat sejenak daripada memaksakan diri untuk trading demi menutup kerugian.
Seringkali, melanjutkan trading setelah mengalami kerugian besar tidak memberikan hasil yang baik, karena emosi dapat mengaburkan pikiran trader dan berujung pada kerugian yang lebih besar.
Itulah penjelasan tentang trading harian, termasuk cara dan tips untuk menghindari risiko dari metode jual beli ini.
Trading ini bisa menjadi salah satu cara untuk mendapatkan peluang, tetapi penting untuk selalu memiliki manajemen risiko yang baik, keterampilan yang cukup untuk melakukan trading harian, serta pemahaman tentang semua risiko yang mungkin muncul.
Perlu diingat, semua aktivitas jual beli crypto memiliki resiko dan volatilitas yang tinggi karena sifat crypto dengan harga yang fluktuatif.
Maka dari itu, selalu lakukan riset mandiri (DYOR) dan gunakan dana yang tidak digunakan dalam waktu dekat (uang dingin) sebelum berinvestasi.
Segala aktivitas jual beli bitcoin dan investasi aset crypto lainnya menjadi tanggung jawab para trader dan investor. (web/aro)
Editor : H. Arif Riyanto