RADARMAGELANG.ID – Lama tak muncul usai menikah beberapa waktu silam, Bu Guru Salsa mendadak muncul di public melalui live streaming di TikTok.
Kemunculannya pun membuat warganet penasaran. Bahkan banyak yang menganggap jika perbuatan yang ia lakukan dianggap angin lalu.
Video pertama kali dibagikan oleh akun X @ ciloq*** yang memperlihatkan Bu Guru Salsa sedang melakukan siaran langsung. Ketika melakukan live di tonton oleh kurang lebih 35,9 ribu orang.
Dalam sesi live, Bu Guru Salsa coba menjawab pertanyaan netizen yang masuk. Hampir semua dijawab, termasuk bagaimana nasib anaknya di masa depan jika melihat video syur yang dibuatnya.
Baca Juga: Video Jaksa Tasya Berdurasi 5 Menit Viral, Tak Mau Kalah dengan Video Syur Guru Salsa dan Bidan Rita
Bu Guru Salsa merespons pertanyaan itu dengan sedikit emosi. Sayangnya, apa yang disampaikan dianggap menyepelekan yang telah diperbuat.
"(Nanti kalau anak lihat (video) ibunya bagaimana?) Bodo amat! Ya, gak apa-apa, nasi sudah menjadi bubur," kata Bu Guru Salsa.
Di kesempatan yang sama, Bu Guru Salsa pun mengakui bahwa jejak digital tidak bisa dihilangkan di media sosial. Terlebih jika sudah masuk ke Terabox atau Telegram, apa yang pernah tersebar susah dihapus.
"Kalau sudah masuk ke Terabox atau Telegram, susah untuk diretas. Mau gimana," ungkap TikToker tersebut.
Bahkan, Bu Guru Salsa ditantang netizen untuk membuat part 2. Bukannya malu atas pertanyaan itu, dia malah menjawab berbeda.
“Iya, monolog saja kali, ya, kapan-kapan deh." Sambungnya dalam video.
Sebelumnya, nama Bu Guru Salsa viral di media sosial hingga saat ini dikarenakan video tanpa buasana miliknya tersebar di berbagai platform.
Dari pengakuan Bu Guru Salsa ini, terkena bujuk rayu teman prianya yang dikenal di media sosial, dengan janji sejumlah uang.
Ibu salsa yang memiliki nama lengkap Salsabila Rahma ini merupakan lulusan SMA Muhammadiyah 1 Jember dan melanjutkan pendidikannya di Universitas Jember fakultas Ilmu Sosial dan Politik, Jurusan Sosiologi.
Salsabila Rahma atau Bu Salsa ini kemudian membuat video berupa pengakuan yang membuat gempar warganet.
“Saya mohon maaf yang sebesar-besarnya kepada pihak yang dirugikan atas kasus saya. Saya tidak akan melibatkan instansi manapun, untuk kebaikan bersama. Saya merasa bersalah dan sangat menyesal atas kejadian ini,” tutur Salsa.
Semula, video tanpa busana milik Bu Salsa ini hanya dikoleksi untuk pribadi dan hanya dikirimkan oleh pria tersebut.
Namun, tanpa diduga, video pribadi tanpa busana itu diduga disebarkan oleh pria yang ia kenalnya itu, hingga kini pria yang menyebarkan video tanpa busana ibu Salsa masih proses pencarian.
Dirinya pun akhirnya di periksa oleh Polres Jember. Dalam pemeriksaan tersebut, Bu Guru Salsa diperiksa selama kurang lebih empat jam di ruang Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA).
Dari hasil pemeriksaan diketahui, jika video tersebut awalnya direkam oleh Bu Salsa sendiri menggunakan ponselnya dan di kirimkan ke pacar onlinennya yang terbagi dalam beberapa file.
Tanpa diduga, video Bu Guru Salsa ini justru diduga disebarkan oleh pacar online tersebut dan menjadi viral di media sosial.
Hingga kini, belum ada pernyataan lebih lanjut siapa yang pertama kali menyebarkan rekaman tersebut ke publik.
Kasat Reskrim Polres Jember AKP Angga Riatma menyatakan bahwa pihaknya telah meminta keterangan dari Bu Salsa sebagai bagian dari penyelidikan.
Jika menemukan bukti perempuan itu sengaja melakukannya, polisi akan menerapkan Pasal 8 Undang-Undang Nomor 44 Tahun 2008 tentang Pornografi.
PGRI Jember pun angkat bicara
Melalui akun media sosial resmi, PGRI Jember menyatakan, perwakilan mereka tidak pernah bertemu atau memberikan perlindungan kepada Bu Salsa.
Klarifikasi ini sekaligus meluruskan kesalahpahaman yang muncul di publik.
Selain itu melansir dari laman ntbsatu.com, PGRI Jember juga menegaskan bahwa sosok yang mengaku sebagai Humas PB PGRI dan bertemu dengan Bu Guru Salsa, Ilham Wahyudi, bukanlah merupakan bagian pengurus besar PGRI Jember.
Apalagi disebutkan di media sosial, ada menyebut Ilham Wahyudi Ketua PGRI Jember, itu juga merupakan kesalahpahaman informasi.
"Yang benar, Pak Ilham Wahyudi yang mengaku Humas PB (Pengurus Besar) PGRI menemui Bu Salsa, bukan Ketua PGRI Jember (Bpk. Supriyono),” bunyi pernyataan resmi PGRI Jember.(dka)
Editor : Tasropi