Dalam kehidupan manusia air sangat penting bagi mereka, dikarenakan hampir sebagian hidup manusia membutuhkan air bersih, maka hampir seluruh manusia membutuhkan air PDAM. Di mana air bersih dari PDAM tidak sembarangan mengambil mata air. Di kota penulis, PDAM mengambil sumber mata air dari pegunungan dan danau.
Setiap PDAM harus mengelolah air bersih yang di mana nantinya air itu akan dialirkan ke konsumen, tujuan pengolahan air bersih ini untuk membunuh bakteri bakteri kecil dan memusnahkan partikel yang entah itu mengandung zat kimia, fisika, dan biologis, yang dapat membahayakan konsumen. Dan apabila semua itu sudah hilang konsumen bisa menggunakan air bersih dengan baik.
Ada banyak sekali keuntungan yang kita dapat apabila kita menggunakan air bersih. Kita akan terhindar dari bermacam-macam penyakit, bakteri dan nantinya menghasilkan air yang bersih dalam arti jernih, tidak berbau, tidak berwarna dan sangat aman untuk digunakan, bukan hanya itu saja tubuh kita akan merasa sehat dan bugar. Menggunakan air PDAM dapat menghemat waktu dan tenaga. Ya, di bandingkan dengan penggunaan air sumur anda akan butuh waktu untuk mengambilnya bila menggunakan timba, namun saat ini sudah dipermudah yaitu menggunakan mesin pompa air.
Untuk kelemahan para pengguna air PDAM perlu membayar tagihan rekening air setiap bulannya. Dalam proses pendistribusian, banyak terjadi kebocoran yang bisa mengakibatkan mutu air PDAM menurun. Bisa di katakan kekurangan dari air PDAM adalah aliran air PDAM kadang kecil yang disebabkan penggunaan dalam waktu bersamaan oleh sekian banyak orang. Dalam mengelolah air bersih tidaklah berjalan dengan mulus pasti ada masalah dalam mengelolah yang di mana masalahnya di kerusakan mesin, kurangnya debit air dan belum lagi permasalahan tentang kebocoran pipa yang ada di dalam tanah yang dapat menghambat mengelolah air bersih.
Dalam mengelola air bersih tidaklah berjalan dengan mulus pasti ada masalah dalam pengelolaannya yang di mana masalahnya dikerusakan mesin, kurangnya debit air dan belum lagi permasalahan tentang kebocoran pipa yang ada di dalam tanah yang dapat menghambat pengelolaan air bersih.
Ada banyak sekali tantangan yang harus dihadapi dalam mengelola air bersih yang di mana salah satunya kurangnya air pegunungan dan keringnya air danau, sungai yang di mana itu semua sumber mata air, jika semua mata air itu kurang dari yang sebelumnya dan sementara PDAM hanya mengolah air yang ada di kantornya, untuk sementara waktu PDAM tidak mengambil mata air di tempat sebelumnya dan mata air tersebut untuk sementara waktu tidak diambil dulu supaya mata air yang ada di gunung, danau dan sungai tidak kekeringan total.
Di Indonesia masyarakat yang kekurangan air bersih tidaklah terdengar asing di telinga kita yang di mana sangat banyak masyarakat yang membutuhkan air bersih, terkadang stok air bersih yang ada di rumah mereka mungkin sudah mulai habis. Pemerintah berupaya menyelesaikan masalah tersebut dengan mengirim stok air bersih ke rumah-rumah warga dengan menggunakan mobil pengangkut air milik PDAM yang di mana pemerintah dan PDAM telah bekerja sama untuk mengatasi masalah tersebut.
Mungkin sebagian masyarakat Indonesia belum memasang air PDAM, kita tidak tahu sebab apa yang membuat mereka tidak memasang air PDAM mungkin ada beberapa faktor yang menjadi penyebab mereka tidak memasang. Pemerintah tidak mewajibkan masyarakatnya untuk memasang air PDAM, sebab mungkin saja mereka yang tidak memasang air PDAM memiliki sumur di rumahnya atau mengambil langsung didanau maupun sungai, tapi terkadang air yang mereka ambil di sumur, danau dan sungai tidaklah 100 persen bebas dari yang namanya bakteri dan itu bisa saja menjadi sumber penyakit untuk kita. (*)
Mahasiswa Program Studi Teknik Lingkungan Akademi Tektik Tirta Wiyata
Editor : H. Arif Riyanto