RADARMAGELANG.ID, Wonosobo– Semangat Sumpah Pemuda tidakberhenti pada ikrar dan seremoni. Tetapi tercermin dalam aksi nyata yang membawa manfaat bagi masyarakat. Seperti
perjuangan relawan memadamkan kebakaran hutan dan lahan di Gunung Sumbing dan Puncak Pakuwojo, kedisiplinan pelajar, hingga prestasi pemuda dan atlet daerah.
Berbagai bentuk pengabdian tersebut menjadi refleksi penting dalam peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98 di Kabupaten Wonosobo, Rabu (28/10), di halaman Pendopo Selatan.
Bupati Wonosobo Afif Nurhidayat, mengajak generasi muda untuk memaknai semangat kepemudaan melalui karakter patriotik, kegigihan dalam perjuangan, serta empati terhadap sesama.
Baca Juga: Ini Nilai-Nilai yang Perlu Ditanamkan para Pemuda Menurut Sekda Jateng, Salah Satunya, Peduli Sesama
Sebagaimana tema peringatan, “Patriotik, Gigih, Berempati: Pemuda untuk Indonesia.
Salah satu contoh nyata semangat tersebut terlihat dari aksi para relawan gabungan yang bahu-membahu memadamkan kebakaran hutan dan lahan di kawasan Gunung Sumbing dan Puncak Pakuwojo beberapa waktu lalu.
Di tengah tantangan menjaga kawasan alam, para relawan menunjukkan bahwa pengabdian kepada bangsa dapat diwujudkan melalui kepedulian terhadap kelestarian lingkungan dan keselamatan sesama.
Aksi tersebut sekaligus menjadi pengingat bahwa menjaga alam merupakan tanggung jawab bersama yang membutuhkan keberanian, ketangguhan, dan solidaritas.
Atas dedikasi tersebut, Bupati Afif menyampaikan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada seluruh relawan yang terlibat.
Pada kesempatan tersebut diserahkan penghargaan kepada Jambore Pemuda serta sekolah-sekolah peraih penghargaan Lomba Tata Upacara Bendera dan Baris-Berbaris (TUB-BB) Tahun 2026. (rls/lis)
Editor : Lis Retno Wibowo