Lomba Upacara Bendera dan Baris Berbaris Tekankan Kekompakan dan Kolektivitas

Sigit Rahmanto • Dipublikasikan Kamis, 15 Oktober 2026 | 17:54 WIB
Pelajar SMA/SMK/MA mengikuti lomba Tata Upacara Bendera dan Baris-Berbaris (TUB-BB) j tingkat Kabupaten Wonosobo Tahun 2026 pada Rabu (14/10/2026). (Istimewa)
Pelajar SMA/SMK/MA mengikuti lomba Tata Upacara Bendera dan Baris-Berbaris (TUB-BB) j tingkat Kabupaten Wonosobo Tahun 2026 pada Rabu (14/10/2026). (Istimewa)

 

RADARMAGELANG.ID, Wonosobo– Lomba Tata Upacara Bendera dan Baris-Berbaris (TUB-BB) jenjang SMA/SMK/MA tingkat Kabupaten Wonosobo Tahun 2026 bergulir pada Rabu (14/10/2026).

Ajang tahunan yang dibuka langsung oleh Bupati Wonosobo tersebut ditekankan bukan sekadar ajang adu gengsi berebut piala, melainkan wadah krusial pembentukan karakter dan mentalitas pelajar.

Bupati Wonosobo menegaskan capaian prestasi akademik maupun non-akademik harus berbanding lurus dengan keteguhan karakter.

Menurutnya, kerapian dan kedisiplinan dalam TUB-BB merupakan cerminan dari integritas, kepemimpinan, serta kerja sama tim yang solid.

"Berjuanglah menjadi juara, tetapi jangan mengorbankan kejujuran demi kemenangan. Jika berhasil, jangan sombong dan jika belum berhasil, jangan menyerah," tegas Bupati di hadapan ratusan peserta.

Bupati menambahkan, nilai-nilai kedisiplinan dan kekompakan yang ditempa selama latihan serta kompetisi harus diimplementasikan dalam kehidupan nyata, baik di lingkungan sekolah maupun bermasyarakat.

Senada, Kepala Bidang PAUD, Pendidikan Masyarakat, Pemuda, dan Olahraga Disdikpora Wonosobo, Seno, mengungkapkan bahwa esensi utama TUB-BB terletak pada kolektivitas.

Dalam kompetisi beregu, ego individu harus dikesampingkan demi keselarasan kelompok.

"Sehebat apa pun seseorang, kalau hanya satu atau dua orang, tidak bisa mengangkat hasil kejuaraan. Ini membutuhkan kekompakan," ujar Seno.

Meski pelaksanaan berjalan semarak, Disdikpora mencatat sejumlah evaluasi teknis, khususnya terkait pemerataan partisipasi.

Seno membeberkan, beberapa sekolah di wilayah pinggiran seperti Kecamatan Wadaslintang, Kepil, dan Kalibawang belum mengirimkan kontingennya pada edisi kali ini.

Faktor jarak dan aksesibilitas disinyalir menjadi tantangan tersendiri. "Ini menjadi bahan evaluasi mendalam kami agar pada penyelenggaraan berikutnya, keterlibatan sekolah dari seluruh pelosok Wonosobo bisa lebih merata," imbuhnya.

Melalui agenda ini, Pemkab Wonosobo optimistis dapat mencetak generasi muda yang unggul secara fisik dan mental, berintegritas tinggi, serta siap menjadi calon-calon pemimpin masa depan daerah. (git/lis)

Editor : Lis Retno Wibowo
lomba baris berbaris Seno pembentukan karakter BUpati Wonosobo afif Nurhidayat