RADARMAGELANG.ID, Wonosobo – Persaingan memperebutkan kursi Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Wonosobo memasuki fase krusial.
Sebanyak enam pejabat di lingkungan Pemkab Wonosobo dinyatakan lolos seleksi administrasi dan kini tengah berjuang melewati tahapan asesmen uji kompetensi.
Keenam kandidat tersebut seluruhnya merupakan pejabat internal Pemkab Wonosobo.
Mereka adalah Pj Sekda M. Kristijadi; Kepala Disperkimhub Agus Susanto; Asisten Administrasi Umum dr. Mohamad Riyatno; Asisten Pemerintahan dan Kesra (Asisten I) Didik Wibawanto; Staf Ahli Bupati Bidang Pemerintahan, Hukum, dan Politik Satriyatmo; serta Bagyo Sarastono mantan kepala Arpusda yang kini menjadi staf sekda.
Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten Wonosobo Iwan Widayanto mengatakan sejatinya ada pendaftar dari luar daerah.
Namun, berkas persyaratannya dinyatakan tidak lengkap sehingga gugur di tahap awal.
"Dari proses pendaftaran yang dibuka sejak 23 September hingga 7 Oktober, dipastikan ada enam pendaftar yang memenuhi syarat administrasi dan diumumkan pada 9 Oktober," ujar Iwan, Senin (12/10/2026).
Seleksi kini bergerak cepat. Setelah merampungkan penulisan makalah gagasan pada Sabtu (10/10/2026), para peserta menjalani asesmen kompetensi manajerial, sosial, dan kultural pada 12–13 Oktober. Paralel dengan itu, panitia seleksi (pansel) juga menggelar penelusuran rekam jejak hingga Selasa (13/10/2026).
Iwan menambahkan, penelusuran rekam jejak kali ini menerapkan metode 360-degree assessment.
Evaluasi dilakukan secara komprehensif dari berbagai sudut pandang yang melibatkan atasan, rekan sejawat, hingga bawahan guna mengukur integritas, perilaku, dan akhlak kandidat.
"Penilaian 360 degree ini dijamin kerahasiaannya agar objektif. Untuk unsur atasan tentu berkaitan langsung dengan pimpinan daerah," tegasnya.
Sesuai tentatif agenda, para kandidat masih harus melewati tes kesehatan pada 16–17 Oktober sebelum bertolak ke Semarang untuk menjalani wawancara akhir.
Tahap wawancara dipimpin langsung oleh Ketua Pansel yang dijabat Sekda Provinsi Jawa Tengah.
Hasil akhir penentuan peringkat dijadwalkan diumumkan pada 21 Oktober.
Pansel akan menyaring dan menyerahkan tiga nama berperingkat teratas kepada Bupati Wonosobo.
Tiga nama inilah yang nantinya berkoordinasi dengan Gubernur Jawa Tengah dan Badan Kepegawaian Negara (BKN).
Baca Juga: Wonosobo Buka Seleksi Sekda, Ditarget pada November Sudah Definitif
Meski begitu, Iwan menekankan nilai tertinggi tak serta-merta menjamin posisi utama.
Bupati Wonosobo memiliki diskresi penuh sesuai regulasi untuk memilih satu dari tiga nama yang direkomendasikan pansel.
"Peringkat 1, 2, atau 3 dari pansel akan diserahkan. Hak bupati untuk menentukan siapa yang dipilih dari tiga nama tersebut, tidak harus nomor satu," imbuh Iwan.
Jika seluruh proses birokrasi dan rekomendasi berjalan mulus, pelantikan Sekda Wonosobo definitif diproyeksikan pada akhir Oktober atau awal November. (git/lis)
Editor : Lis Retno Wibowo