Hutan Kaliwiro Wonosobo Terbakar Hebat, Meluas hingga Wilayah Kebumen

Sigit Rahmanto • Dipublikasikan Rabu, 23 September 2026 | 17:04 WIB
Tim berupaya memadamkan api yang membakar hutan pinus Perhutani di wilayah Kaliwiro, Wonosobo sejak Selasa (22/9/2026) siang). (Istimewa)
Tim berupaya memadamkan api yang membakar hutan pinus Perhutani di wilayah Kaliwiro, Wonosobo sejak Selasa (22/9/2026) siang). (Istimewa)

 

RADARMAGELANG.ID, Wonosobo – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) hebat yang melanda kawasan hutan Perhutani di perbatasan Kabupaten Wonosobo dan Kebumen hingga kini masih ditangani tim gabungan.

Musibah ini dipicu oleh dampak kemarau panjang yang membuat vegetasi di kawasan hutan mengering dan sangat mudah terbakar. 

Kobaran api melalap Petak 13F dan 13G hutan Perhutani Kaliguwo, Kecamatan Kaliwiro, Wonosobo, hingga menjalar ke kawasan Kedunggong, Sadang, Kebumen sejak Selasa (22/9/2026) siang.

Koordinator RPB SAR Kaliwiro, Habib, mengonfirmasi bahwa penanganan darurat dan pemadaman skala besar tengah diintensifkan sejak Rabu (23/9/2026) pagi.

Sebelumnya, upaya pemadaman pada Selasa malam terpaksa dihentikan sementara demi keselamatan personel akibat kobaran api yang kian tak terkendali di tengah cuaca kering dan angin kencang.

Baca Juga: Pemkab Wonosobo Salurkan Bantuan Rp 135 Juta untuk Korban Kebakaran Desa Tieng Kejajar

"Kondisi di lokasi semalam semakin parah dan api terus merembet. Pohon pinus yang terbakar mulai tumbang satu per satu. Sehingga sangat berisiko bagi keselamatan tim gabungan yang saat itu juga sudah mengalami kelelahan," terang Habib.

Peristiwa karhutla tersebut mulanya diperkirakan terjadi sejak Selasa pukul 12.00. Laporan baru diterima call center RPB SAR Kaliwiro sekitar pukul 20.00 melalui Babinsa dan Sekretaris Desa Kaliguwo, yang kemudian diteruskan ke instansi terkait.

Tim gabungan dari BPBD Wonosobo, RPB SAR Kaliwiro, TNI, Polri, Damkar, Perhutani, hingga warga setempat sempat menggalang penanganan hingga pukul 23.45 sebelum akhirnya ditarik mundur sementara.

Hingga saat ini, luas area terdampak belum dapat dipastikan karena api masih membakar sebagian vegetasi hutan pinus.

Meski demikian, dipastikan tidak ada korban jiwa dalam musibah karhutla ini.

Sebagai langkah komprehensif, Posko Penanganan Karhutla telah diaktifkan dan dipusatkan di Kantor Desa Kaliguwo, Kaliwiro.

Operasi pemadaman berlanjut secara masif dengan titik kumpul personel di KDMP Pesodongan sejak pukul 08.00 pagi kemarin.

Ratusan personel gabungan dan relawan yang diterjunkan dilindungi alat pelindung diri (APD) lengkap serta dibekali perkakas manual seperti cangkul, sekop, dan parang.

Tim terus berjibaku memadamkan titik api tersisa sekaligus membuat sekat bakar (firebreak) untuk mencegah kobaran api merembet lebih jauh di tengah kondisi kemarau yang rentan ini. (git/lis)

Editor : Lis Retno Wibowo
RPB SAR Kaliwiro Kaliwiro perhutani karhutla kebakaran hutan