RADARMAGELANG.ID, Wonosobo–Pemkab Wonosobo mulai tancap gas menyiapkan seleksi terbuka (open bidding) untuk mengisi kursi Sekretaris Daerah (Sekda) secara definitif.
Langkah cepat ini diambil usai posisi pucuk pimpinan birokrasi daerah tersebut sempat mengalami rotasi dan pengisian sementara.
Sebagai langkah awal pengisian kekosongan, Pemkab Wonosobo resmi melantik Mohamad Kristijadi sebagai Penjabat (Pj) Sekda di Ruang Perundingan Pendopo Bupati Wonosobo, Jumat (18/9). Pengangkatan ini dilakukan setelah mendapat lampu hijau dari Gubernur Jawa Tengah pada 17 September lalu.
Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten Wonosobo Iwan Widayanto menegaskan, penunjukan Pj Sekda merupakan langkah krusial demi menjaga efektivitas roda pemerintahan. Sebab, peran Pelaksana Harian (Plh) yang sebelumnya diisi memiliki keterbatasan kewenangan.
"Kalau Plh kewenangannya terbatas. Tetapi kalau Penjabat (Pj), kewenangannya sama dengan Sekda definitif," terang Iwan.
Meski Kristijadi telah dilantik, Iwan memastikan proses pencarian Sekda definitif terus berjalan. Pemkab Wonosobo telah mengajukan berkas usulan seleksi terbuka ke Badan Kepegawaian Negara (BKN) dan kini tinggal menunggu surat persetujuan keluar.
Proses verifikasi di BKN diperkirakan memakan waktu sekitar lima hari kerja. Jika persetujuan terbit sesuai target, tahapan open bidding akan langsung dibuka. "Insya’Allah estimasinya kalau hari ini naik, kurang lebih lima hari kerja. Targetnya di awal November sudah bisa dilakukan pelantikan Sekda definitif," bebernya.
Iwan menekankan, open bidding ini digelar secara transparan dan terbuka lebar. Tidak hanya bagi pejabat internal Pemkab Wonosobo, melainkan juga bagi ASN dari luar daerah. Pejabat Eselon II maupun Eselon III yang sudah memenuhi kualifikasi kepangkatan minimal golongan IV/b dipersilakan mendaftar. Bahkan, posisi Kristijadi sebagai Pj Sekda saat ini juga tidak membatasi haknya untuk ikut bertarung dalam bursa seleksi tersebut.
"Bisa (ikut seleksi), sepanjang memenuhi ketentuan dan syarat. Terbuka untuk semua, belum ada kandidat pasti. Sampai akhir Desember atau sampai dilantiknya pejabat definitif, Pak Kristijadi akan menjalankan tugasnya," pungkas Iwan. (git/aro)
Editor : H. Arif Riyanto