Hutan Pinus Perhutani Kalikajar Seluas 1,2 Hekhate Terbakar

Sigit Rahmanto • Dipublikasikan Minggu, 6 September 2026 | 17:14 WIB
Petugas berusaha memadamkan api dengan cara manual yang membakar hutan pinus Perhutani di wilayah RPH Klesemen Desa Wonosari, Kalikajar, Wonosobo, Sabtu (5/9/2026). (istimewa)
Petugas berusaha memadamkan api dengan cara manual yang membakar hutan pinus Perhutani di wilayah RPH Klesemen Desa Wonosari, Kalikajar, Wonosobo, Sabtu (5/9/2026). (istimewa)

 

RADARMAGELANG.ID, Wonosobo – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) melanda kawasan hutan produksi milik Perhutani di petak 24A RPH Kleseman, Desa Wonosari, Kecamatan Kalikajar, Sabtu (5/9/2026) malam.

Lahan seluas 1,22 hektare yang ditanami pohon pinus tersebut sempat membara sebelum akhirnya berhasil dipadamkan oleh tim gabungan.

Peristiwa kebakaran tersebut pertama kali dilaporkan warga pukul 20.30. Menindaklanjuti laporan warga, personel Pamapta I Polres Wonosobo bersama Polsek Kalikajar langsung diterjunkan ke lokasi kejadian.

Setibanya di tempat kejadian perkara (TKP), petugas mendapati kobaran api telah membakar semak belukar di bawah tegakan pohon pinus.

Petugas kepolisian segera berkoordinasi dengan Koramil, BPBD Wonosobo, Perhutani, tim SAR, relawan, perangkat desa, serta warga setempat untuk melokalisasi kobaran api agar tidak semakin meluas.

Baca Juga: Hutan Pinus Seluas Setengah Hektare di Beser Kaliwiro Wonosobo Terbakar

Pamapta Polres Wonosobo Ipda Jaka Candra menjelaskan, langkah cepat diambil guna mengantisipasi rambatan api ke area hutan produksi lainnya.

"Begitu menerima laporan, kami langsung bergerak bersama pihak terkait. Petugas bersama-sama melakukan pemadaman dan melokalisasi api agar tidak merambat ke area hutan lainnya," kata Jaka Candra.

Proses pemadaman sulit, mengingat medan dan keterbatasan alat di area hutan. Tim gabungan berjibaku memadamkan si jago merah secara manual menggunakan peralatan seadanya selama 1,5 jam.

"Pemadaman dilakukan secara bersama-sama menggunakan peralatan yang tersedia di lapangan. Sekitar pukul 22.00 api berhasil dipadamkan dan situasi dapat dikendalikan," lanjutnya.

Hingga kini, penyebab pasti munculnya titik api di kawasan hutan produksi Perhutani tersebut masih dalam proses penyelidikan dan pendataan oleh pihak berwenang.

Guna mencegah kejadian serupa terulang, Ipda Jaka Candra mengimbau seluruh lapisan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan saat beraktivitas di sekitar kawasan hutan.

"Kami mengimbau masyarakat agar berhati-hati saat beraktivitas di sekitar kawasan hutan dan tidak melakukan kegiatan yang berpotensi menimbulkan api.

Seperti membuang puntung rokok sembarangan atau membuat api unggun. Jika melihat adanya titik api, segera laporkan agar bisa ditangani secepat mungkin," tegasnya. (git/lis)

Editor : Lis Retno Wibowo
hutan pinus perhutani terbakar kleseman Polres Wonosobo