RADARMAGELANG.ID, Wonosobo– Pemkab Wonosobo membentuk pasukan khusus baru untuk mendongkrak sektor pariwisata.
Sebanyak 40 pengurus Badan Promosi Pariwisata Daerah (BPPD) Omah Wisata masa tugas 2025–2028 dilantik di Pendopo Selatan, Kamis (3/9/2026).
BPPD tugasnya merombak cara jualan pariwisata Wonosobo di era digital. Tim yang dikomandoi Andra Bharada tersebut dipasangi target tinggi oleh Bupati Wonosobo Afif Nurhidayat.
Kehadiran BPPD dituntut tak sekadar jadi pajangan struktur, melainkan motor penggerak untuk menaikkan durasi lama tinggal dan menggenjot perputaran uang wisatawan di tingkat lokal.
Baca Juga: Kemas Tradisi Golek Tholo Desa Slukatan Wonosobo Jadi Paket Wisata Edukasi
"Indikator keberhasilan pariwisata tidak lagi cukup dilihat dari jumlah kunjungan. Yang jauh lebih penting adalah berapa lama wisatawan tinggal dan seberapa besar belanja yang berputar di masyarakat," tegas Afif dalam acara yang dirangkai dengan sarasehan Tata Kelola Pariwisata tersebut.
Menurut Afif, kekayaan alam seperti Dieng dan Wadaslintang tak lagi cukup dijual hanya dengan pamer keindahan.
BPPD harus agresif membaca tren pasar digital, membangun jejaring dengan platform travel, serta mengemas cerita destinasi agar wisatawan tidak sekadar datang lalu pulang dalam sehari.
Menjawab tantangan tersebut, Ketua BPPD Wonosobo terpilih Andra Bharada menyatakan kesiapannya untuk merangkul seluruh lini. Mulai dari pelaku UMKM, pengelola destinasi swasta, hingga industri perhotelan.
"Fokus kami mengintegrasikan ekosistem wisata agar wisatawan terdorong menetap lebih lama. Kami juga berharap kebijakan perpajakan daerah nantinya tetap proporsional agar iklim usaha pariwisata tumbuh sehat," kata Andra.
Agenda pelantikan dan sarasehan tersebut juga menghadirkan Kapolres Wonosobo AKBP Ricky Pripurna Atmaja yang memaparkan pentingnya jaminan keamanan destinasi.
Serta Sekda Wonosobo One Andang Wardoyo yang menyoroti tata kelola pariwisata berkelanjutan. (git/lis)
Editor : Lis Retno Wibowo