“Monster” Dieng Diapresiasi, Berpotensi Jadi Paket Wisata Menarik

Sigit Rahmanto • Dipublikasikan Rabu, 19 Agustus 2026 | 19:14 WIB
Patung monster raksasa karya warga Kejajar pada karnaval 17 Agustus berpotensi menjadi kalender event. (Istimewa)
Patung monster raksasa karya warga Kejajar pada karnaval 17 Agustus berpotensi menjadi kalender event. (Istimewa)

 

RADARMAGELANG.ID, Wonosobo–Penyelenggaraan karnaval kemerdekaan di Kecamatan Kejajar pada 17 Agustus lalu mendapat perhatian Pememerintah Kabupaten Wonosobo.

Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kabupaten Wonosobo menilai atraksi kostum tematik serta karya patung monster raksasa buatan warga kawasan Dieng tersebut berpotensi besar masuk dalam kalender event pariwisata resmi daerah.

Kreativitas pemuda Karang Taruna dan warga Kejajar yang memanfaatkan bahan daur ulang serta limbah plastik menjadi instalasi seni berukuran megah dinilai tak sekadar hiburan HUT RI.

Baca Juga: Karnaval Kemerdekaan di Wonosobo, Unjuk Keberagaman Seni Budaya

Melainkan aset seni pertunjukan yang mampu menyedot minat wisatawan domestik maupun mancanegara.

Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kabupaten Wonosobo, Fahmi Hidayat, menyampaikan apresiasi tingginya atas inisiatif dan kemandirian masyarakat Kejajar dalam mengemas tradisi parade kemerdekaan secara atraktif dan bernilai seni tinggi.

"Pasca-evaluasi pelaksanaan tanggal 17 Agustus kemarin, kami melihat potensi luar biasa dari Karnaval Kejajar. Detail kerajinan kostum dan instalasi monster raksasa hasil swadaya warga itu sangat berkarakter. Ini bukti bahwa masyarakat di kawasan destinasi wisata Dieng memiliki kesadaran seni dan daya cipta yang luar biasa," terang Fahmi Hidayat, Rabu (19/8/2026).

Pihaknya berkomitmen memberikan pendampingan teknis serta promosi yang lebih luas agar gelaran senada di masa mendatang dapat dikelola lebih profesional tanpa menghilangkan roh gotong royong warga.

"Ke depan, event-event berbasis komunitas seperti di Kejajar ini akan terus kami dorong integrasinya dengan paket wisata Dieng.

Imbasnya sangat terasa, tidak hanya penguatan identitas budaya lokal, tetapi juga roda ekonomi pedagang kecil, penginapan, dan sektor jasa pariwisata di sekitar Kejajar yang langsung berputar kencang selama dan sesudah acara berlangsung," pungkas Fahmi. (git/lis)

 

Editor : Lis Retno Wibowo
karya tematik disparbud wonosobo karnaval Fahmi Hidayat kalender event