RADARMAGELANG.ID, Wonosobo– Sidang-sidang di gedung DPRD Kabupaten Wonosobo sering kali berjalan hangat.
Mugi Sugeng adalah salah satu figur utamanya. Politisi senior dari Fraksi Partai Demokrat ini dikenal kritis dan vokal.
Ia tidak ragu menyuarakan pendapat tajam saat menyikapi kebijakan pemerintah daerah. Mugi konsisten menjadi juru bicara kepentingan rakyat.
Dalam setiap forum rapat dewan, Ketua DPC Partai Demokrat Kabupaten Wonosobo ini selalu tampil lugas. Pembahasannya menukik langsung pada persoalan krusial.
Mulai dari masalah kerusakan jalan, pelayanan kesehatan, hingga efektivitas program pengentasan kemiskinan. Ketegasannya membuat rapat-rapat pengawasan anggaran berjalan lebih hidup dan dinamis.
Bagi Mugi, vokal di parlemen adalah kewajiban moral. Ia menolak sikap formalitas saat menguji dokumen APBD.
Baca Juga: Ketua DPRD Kabupaten Wonosobo Eko Prasetyo Heru Wibowo: Pilar Pengabdi Parlemen, Konsisten Kawal Ara
Keberaniannya mengritik program yang tidak tepat sasaran menjadi kontrol penting bagi pihak eksekutif. Sikap konsisten ini menjadikan fungsi pengawasan dewan berjalan tajam dan berwibawa.
Atas keberanian dan vokalitasnya dalam mengawal transparansi serta akuntabilitas anggaran, Mugi Sugeng menerima Parliamentary Award 2026 dari Jawa Pos Radar Semarang di Quest Hotel Simpang Lima Semarang, Jumat (31/7/2026).
Usai menerima trofi, Mugi kembali menegaskan komitmennya untuk terus ikut mengawal jalannya roda pemerintahan.
"Tugas kami di parlemen bukan sekadar mengetok anggaran, tetapi memastikan bahwa setiap rupiah tersebut benar-benar sampai dan dirasakan oleh warga yang membutuhkan, baik untuk jalan yang mulus, sekolah yang layak, maupun penanganan kemiskinan.
Penghargaan ini menjadi pengingat bagi saya untuk terus konsisten, kritis, dan tidak kompromi dalam mengawal transparansi anggaran di Wonosobo," tegas Mugi Sugeng.
Dedikasi, kepemimpinan, dan kontribusi dalam memperkuat representasi politik di tengah masyarakat terbukti melalui kerja-kerja konsolidasi, penguatan kepercayaan publik.
Serta kemampuan membangun kedekatan dengan konstituen secara berkelanjutan. (git/lis)
Editor : Lis Retno Wibowo