RADARMAGELANG.ID, Wonosobo– Proses evakuasi pohon beringin berukuran raksasa yang tumbang di area Makam Honggoderpo, Kecamatan Wonosobo, akhirnya rampung pada Senin (3/8/2026) sore.
Penanganan yang melibatkan tim gabungan tersebut membutuhkan waktu hingga enam hari sejak dimulai pada Rabu (29/7/2026) lalu.
Tim Relawan Penanggulangan Bencana (RPB) Sobo Alas bersama unsur TNI, Polri, dan masyarakat setempat harus bekerja ekstra memangkas batang dan dahan pohon raksasa tersebut. Proses pembersihan terakhir dilakukan sejak pukul 08.00 hingga resmi ditutup pada pukul 17.00.
Kepala RPB BPBD Kabupaten Wonosobo, Sabarno, membenarkan penyelesaian evakuasi tersebut saat dikonfirmasi pada Selasa (4/8/2026).
Ia menyebutkan penanganan memakan waktu relatif lama karena ukuran beringin yang cukup besar serta membutuhkan kehati-hatian ekstra di area pemakaman.
"Pembersihan dan pemangkasan material pohon tumbang sudah selesai dilakukan 100 persen kemarin sore (Senin). Selama enam hari penanganan, seluruh proses berjalan aman dan lancar," ujar Sabarno.
Proses evakuasi tersebut menggerakkan sinergi lintas unsur. Selain RPB Sobo Alas, penanganan di lapangan turut melibatkan Pemerintah Kelurahan Wonosobo Barat, Kelurahan Jaraksari, Koramil Wonosobo, Polsek Wonosobo, Linmas, hingga warga sekitar.
Baca Juga: Hujan Disertai Petir Terjang Krasak, Pohon Tumbang Putuskan Akses dan Jaringan Listrik
Untuk mempercepat penanganan, petugas mengandalkan sejumlah peralatan pemotong berat milik RPB Sobo Alas, BPBD Wonosobo, hingga Polres Wonosobo, dibantu peralatan manual milik warga.
"Penanganan ini merupakan bentuk respon cepat atas laporan awal dari Lurah Wonosobo Barat. Sinergi yang kuat antara relawan, aparat, dan warga di lapangan menjadi kunci evakuasi berjalan kondusif hingga rampung," pungkasnya. (git/lis)
Editor : Lis Retno Wibowo