Hari Jadi Ke-201 Kabupaten Wonosobo Dirayakan Sederhana Namun Tetap Semarak, Bupati Afif : Khidmat dan Bermakna

Sigit Rahmanto • Dipublikasikan Sabtu, 25 Juli 2026 | 08:49 WIB
Bupati Wonosobo Afif Nurhidayat memercikkan air yang berasal dari tujuh sumber mataair ke empat penjuru mata angin pada upacara Hari Jadi ke-201 di Alun-alun setempat, Jumat (24/7/2026). (Humas Prokompim Wonosobo)
Bupati Wonosobo Afif Nurhidayat memercikkan air yang berasal dari tujuh sumber mataair ke empat penjuru mata angin pada upacara Hari Jadi ke-201 di Alun-alun setempat, Jumat (24/7/2026). (Humas Prokompim Wonosobo)

 

RADARMAGELANG.ID, Wonosobo - Tari Grebeg Tenong menyemarakkan prosesi puncak Hari Jadi Ke-201 Kabupaten Wonosobo, Jumat (24/7/2026) di alun-alun setempat. Tarian ini dibawakan 280 orang.

Tidak hanya menyuguhkan keindahan seni, tetapi juga sarat pesan simbolis tentang pentingnya mengendalikan nafsu manusia di tengah puncak kemakmuran.

Sutradara pertunjukan, Mulyani, mengungkapkan Tari Grebeg Tenong dirancang sebagai pengingat moral bagi seluruh warga di momen ulang tahun daerah ini.

Baca Juga: Hari Jadi ke 201 Kabupaten Wonosobo : Afif-Husein Ajak Warga Bersatu Wujudkan Wonosobo Loh Jinawi

"Melalui pertunjukan ini, masyarakat diingatkan bahwa kebahagiaan sejati tercipta ketika manusia mampu mengelola nafsu dan hidup harmonis bersama," ujar Mulyani di sela acara.

Suasana terasa magis ketika para penari yang mengenakan topeng lengger menyusuri panggung sembari membawa tenong, yakni wadah bambu berisi aneka hasil bumi.

Namun, yang paling mencuri perhatian adalah kibaran bendera empat warna yang dibawa oleh tiap penari.

Sementara itu usai prosesi Pisowanan Agung, Bupati Wonosobo Afif Nurhidayat menyampaikan apresiasi kepada seluruh elemen masyarakat yang telah bergotong royong menyukseskan gelaran tahunan ini.

Menurutnya, kesederhanaan acara sama sekali tidak mengurangi kekhidmatan maupun esensi pesan yang ingin disampaikan kepada publik.

"Alhamdulillah, peringatan Hari Jadi ke-201 Kabupaten Wonosobo terlaksana dalam suasana yang sangat sederhana karena kita sedang efisiensi. Namun demikian, konsepnya sangat bagus, meresap, dan sambutan masyarakat luar biasa," ujar Afif.

Menginjak usia yang ke-201, Kabupaten Wonosobo mengusung semangat utama bertajuk Nyawiji ing Pakarti, Wonosobo Loh Jinawi yang berarti bersatunya masyarakat dalam gotong royong untuk menyongsong Wonosobo yang sejahtera, adil dan makmur.

Tari Grebeg Tenong yang dibawakan ratusan penari pada puncak perayaan Hari Jadi ke-201 Kabupaten Wonosobo, Jumat (24/7/2026) di alun-alun setempat.  (Humas Prokompim Wonosobo)
Tari Grebeg Tenong yang dibawakan ratusan penari pada puncak perayaan Hari Jadi ke-201 Kabupaten Wonosobo, Jumat (24/7/2026) di alun-alun setempat. (Humas Prokompim Wonosobo)

 

Ia menegaskan momentum usia yang tidak lagi muda ini harus dimanfaatkan untuk mengonsolidasikan seluruh potensi daerah.  

Demi menghadirkan program kerja yang betul-betul dirasakan manfaatnya oleh rakyat. (git/lis)

 

Editor : Lis Retno Wibowo
hari jadi ke-201 kabupaten wonosobo tari grebeg tenong BUpati Wonosobo afif Nurhidayat semarak