RADARMAGELANG.ID, Wonosobo– Pemerintah Kabupaten Wonosobo menyerukan pentingnya memperkuat konsolidasi sosial dan komitmen pembangunan berkelanjutan dalam peringatan Hari Jadi ke-201 Kabupaten Wonosobo, Jumat (24/7/2026).
Di tengah tantangan perubahan zaman, keselarasan antara kemajuan ekonomi dan kelestarian ekosistem lokal dinilai menjadi kunci utama kesejahteraan daerah.
Pesan tersebut mengemuka dalam rangkaian peringatan HUT ke-201 Wonosobo yang mengusung tema “Nyawiji Makarti, Wonosobo Loh Jinawi”.
Tema yang berakar dari bahasa Jawa tersebut secara harfiah bermakna menyatunya tekad dan kerja keras untuk mewujudkan daerah yang subur, makmur, serta sejahtera.
Baca Juga: Rangkaian Hari Jadi Ke-201 Wonosobo Jadi Penggerak Perekonomian Daerah
Bupati Wonosobo Afif Nurhidayat menyampaikan, momentum perayaan usia dua abad lebih ini tidak boleh berhenti pada seremoni berkala semata.
Peringatan hari jadi harus dimaknai sebagai ruang refleksi bersama untuk mengevaluasi capaian sekaligus memperkuat sinergi antarelemen masyarakat.
”Mari kita jadikan peringatan ini sebagai momentum untuk semakin mempererat persatuan, memperkuat gotong royong, dan bersama-sama berkarya membangun Wonosobo yang maju, sejahtera, tetap menjaga kelestarian alam dan budayanya,”pesannya.
Afif menyoroti pentingnya menjaga keseimbangan antara arus modernisasi dan daya dukung lingkungan.
Sebagai wilayah pesisir pegunungan yang kaya akan sumber daya alam serta kearifan lokal, Wonosobo dinilai membutuhkan pendekatan pembangunan yang presisi agar pertumbuhan ekonomi tidak mengabaikan aspek kelestarian ekologi.
Secara terpisah, Wakil Bupati Wonosobo Amir Husein menekankan bahwa keberhasilan agenda strategis daerah sangat bergantung pada partisipasi aktif dan partisipasi publik.
Dukungan masyarakat dalam berbagai sektor, mulai dari pertanian hingga pariwisata berbasis komunitas, menjadi fondasi utama dalam menjaga ketahanan ekonomi lokal.
”Terima kasih atas semangat, doa, dan kontribusi seluruh masyarakat dalam membangun daerah yang kita cintai. Bersatu dalam karya menuju Wonosobo yang semakin maju, makmur, dan sejahtera,” ujar Amir.
Ia menambahkan, spirit Nyawiji Makarti harus diinternalisasi ke dalam pola kerja tata kelola pemerintahan dan aksi nyata warga sehari-hari.
Sinergi antara kebijakan publik yang inklusif dan gotong royong warga diharapkan mampu mendorong Wonosobo mencapai taraf hidup yang lebih adil dan merata. (git/lis)
Editor : Lis Retno Wibowo