RADARMAGELANG.ID, Magelang - Sebanyak 224 siswa kelas 7 SMP Negeri 1 Secang menerima bantuan seragam gratis dari Pemerintah Kabupaten Magelang menyambut tahun ajaran baru 2026/2027.
Bantuan berupa satu setel seragam OSIS dan satu setel seragam pramuka ini merupakan program tahun kedua yang digulirkan Bupati Magelang Grengseng Pamuji-Wakil Bupati Sahid dan diberikan kepada seluruh siswa kelas 7 di sekolah negeri tanpa memandang kondisi ekonomi.
Kepala SMP Negeri 1 Secang, Bambang Harimurti menjelaskan bahwa sekolahnya memiliki 21 rombongan belajar dengan total 654 siswa dari kelas 7 hingga 9.
Dari jumlah tersebut, seluruh siswa kelas 7 menjadi penerima bantuan tanpa harus memenuhi kriteria khusus.
Bambang menyebut, seragam yang dibagikan masih berupa bahan atau kain, belum dalam bentuk jadi.
Ia menjelaskan hal ini merupakan pertimbangan Bupati Magelang agar penjahit-penjahit tradisional di sekitar wilayah tersebut turut mendapatkan manfaat ekonomi dari program ini.
Menurut Bambang, penyaluran bantuan tahun ini mengalami perbaikan dibanding tahun sebelumnya karena seragam sudah sampai ke sekolah sebelum tahun ajaran baru dimulai.
Ia menambahkan, proses evaluasi turut dilakukan oleh Inspektorat dan dinas terkait untuk memastikan jumlah, ukuran, dan kualitas seragam sebelum dibagikan kepada siswa.
"Kami senang, karena kami juga terbantu. Seragam ini biasanya jadi beban bagi orang tua, jadi dengan program ini orang tua jadi lebih terbantu dan tidak terlalu terbebani," ujar Bambang.
Salah satu wali murid, Dwi Rahayu, mengaku terbantu dengan adanya program ini.
Ia memperkirakan bantuan dua setel seragam tersebut dapat menghemat pengeluaran hingga sekitar Rp300.000, di luar ongkos jahit yang tetap harus ditanggung sendiri.
"Baru tahun ini kami merasakannya. Terima kasih kepada Bapak Bupati yang sudah memperjuangkan masyarakat di Kabupaten Magelang," kata Dwi.
Wali murid lain, Subianto, turut menyampaikan apresiasi atas program tersebut, meskipun pembagian seragam yang dinilai terlalu mepet dengan hari masuk sekolah.
Mengingat seragam yang diterima masih berbentuk kain dan harus dijahitkan terlebih dahulu.
Sementara itu, siswa penerima bantuan, Ainata Syafara Ilma Humaina, mengaku senang karena tidak perlu mengeluarkan biaya untuk seragam sekolahnya.
Ia berharap program ini terus dipertahankan dan diperluas ke bentuk bantuan pendidikan lainnya.
Bambang menambahkan, pihak sekolah dan wali murid berharap ke depan seluruh jenis seragam, termasuk seragam identitas dan olahraga yang saat ini belum tercakup, bisa turut dibantu oleh pemerintah daerah.
Ia menyebut ada kemungkinan jumlah bantuan bertambah dari dua setel menjadi tiga setel pada tahun mendatang, bergantung pada capaian pendapatan daerah Kabupaten Magelang. (mg2/mg3/lis)
Editor : Lis Retno Wibowo